Pacu Akses Pendidikan, Pemkab Bojonegoro Gelontorkan Rp43 Miliar untuk Beasiswa
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro berupaya meningkatkan akses pendidikan melalui lonjakan signifikan anggaran beasiswa. Pada 2026, alokasi anggaran beasiswa mencapai Rp43 miliar, meningkat tajam dibandingkan 2022 yang masih berada di kisaran Rp12 miliar.
Peningkatan anggaran tersebut disampaikan Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, saat memimpin apel rutin di Pemkab Bojonegoro. Dia menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam upaya menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

Menurut Nurul Azizah, Bupati Bojonegoro menargetkan pada 2026 seluruh anak di Kabupaten Bojonegoro dapat mengakses pendidikan tanpa terkecuali. Kebijakan peningkatan anggaran beasiswa ini, kata dia, merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap masyarakat, khususnya peserta didik dari keluarga kurang mampu.
“Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah. Tidak boleh ada anak Bojonegoro yang terhambat sekolah karena keterbatasan ekonomi,” ujarnya.
Komitmen tersebut juga tercermin dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bojonegoro yang terus mengalami peningkatan. Tercatat, IPM Bojonegoro naik sebesar 1,3 poin, di mana sektor pendidikan menjadi salah satu faktor penyumbang utama.
Meski demikian, Wakil Bupati mengingatkan bahwa peningkatan anggaran dan capaian IPM harus diikuti dengan penurunan angka anak tidak sekolah. Saat ini, masih terdapat sekitar 4.123 anak di Bojonegoro yang membutuhkan perhatian khusus agar dapat kembali mengenyam pendidikan formal.
Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Bojonegoro terus mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan. Berbagai strategi dan langkah konkret diharapkan dapat dioptimalkan, guna memastikan seluruh anak bersekolah pada 2026 sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bojonegoro.
Editor : Dedi Mahdi