Pasar Kota Bojonegoro Bakal Disulap Jadi Gedung 3 Lantai, Rp80 Miliar Digelontorkan
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro tengah mematangkan rencana revitalisasi Pasar Kota Bojonegoro yang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 2026. Revitalisasi ini ditujukan untuk menjadikan pasar sebagai pusat ekonomi rakyat yang lebih representatif, sekaligus ruang publik yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bojonegoro, Achmad Gunawan mengatakan pembangunan ulang pasar yang berada di tepian Sungai Bengawan Solo tersebut mengusung konsep humanis.
Pasar dinilai tidak hanya difungsikan sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial yang ramah bagi pedagang dan pengunjung.
Dengan dukungan anggaran sekitar Rp80 miliar, Pasar Kota Bojonegoro akan ditransformasi menjadi bangunan tiga lantai yang modern namun tetap inklusif. Konsep tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat perkotaan tanpa meninggalkan karakter pasar tradisional.
“Kami ingin para pedagang menempati fasilitas yang layak. Fokus kami adalah menciptakan pasar yang bersih dan nyaman, sehingga aktivitas jual beli dapat berlangsung dengan suasana yang menyenangkan,” ujar Achmad Gunawan, dikutip Bojonegoro.iNews.id dari laman pemkab, sabtu (17/1/2026).
Dalam rencana penataan, lantai satu dan dua akan dimanfaatkan sebagai area kios pedagang dengan tata ruang yang lebih rapi, pencahayaan yang baik, serta lingkungan yang bebas dari kesan kumuh. Sementara itu, lantai tiga direncanakan menjadi fasilitas olahraga dan kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro.
Pemkab Bojonegoro menegaskan bahwa revitalisasi pasar tidak akan mengesampingkan keberadaan pedagang lama. Justru, peningkatan kualitas sarana dan prasarana diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung, sehingga berdampak pada peningkatan omzet dan kesejahteraan pedagang.
Sebagai bagian dari proses perencanaan, pemerintah daerah telah melakukan musyawarah dan dialog dengan para pedagang Pasar Kota. Salah satunya dilaksanakan pada Agustus 2025, dipimpin Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah serta Dinas PKP Cipta Karya, guna menyerap aspirasi pedagang.
“Revitalisasi ini merupakan bentuk penghormatan kepada para pejuang ekonomi keluarga. Kami ingin Pasar Kota Bojonegoro menjadi wajah daerah yang modern, namun tetap ramah dan membumi,” tutup Achmad Gunawan.
Pengerjaan fisik revitalisasi yang dikoordinasikan oleh Dinas PKP Cipta Karya dijadwalkan mulai berjalan pada 2026. Pemerintah daerah berharap kehadiran pasar baru nantinya mampu memberikan semangat baru bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bojonegoro.
Editor : Dedi Mahdi