Hujan Disertai Angin Kencang Mengamuk 2 Desa di Tambakrejo Bojonegoro
TAMBAKREJO, iNewsBojonegoro.id – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (23/1/2026) sore. Akibat peristiwa tersebut, puluhan rumah warga di dua desa mengalami kerusakan dengan tingkat ringan hingga sedang, terutama pada bagian atap rumah.
Peristiwa cuaca ekstrem ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan berdampak pada Dusun Gading RT 5, 7, dan 8 RW 1 dan 2, Desa Gading, serta Dusun Benet RT 1 dan 2 RW 4, Desa Bakalan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Heru Wicaksi, menjelaskan bahwa hujan deras disertai angin kencang berlangsung cukup singkat namun menimbulkan dampak signifikan.
“BPBD menerima laporan kejadian pada pukul 16.15 WIB. Selanjutnya personel langsung berangkat ke lokasi pukul 16.25 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 18.35 WIB,” ujar Heru.
Setibanya di lokasi, personel BPBD Bojonegoro melakukan asesmen dampak kerusakan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat serta Satpol PP. Selain itu, BPBD juga menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada warga terdampak.
BPBD Bojonegoro turut menyarankan pemerintah desa agar mengajukan proposal bantuan kepada Bupati Bojonegoro dengan tembusan BPBD sebagai dasar tindak lanjut penanganan pascabencana.
Di Desa Gading, tercatat sebanyak 12 kepala keluarga (KK) terdampak. Sebagian besar rumah mengalami kerusakan pada bagian atap dengan estimasi rata-rata kerugian mencapai ± Rp3 juta per rumah.
Sementara di Desa Bakalan, sebanyak 5 KK terdampak dengan tingkat kerusakan sedang. Estimasi rata-rata kerugian di wilayah ini mencapai ± Rp3,5 juta per rumah.
Hingga saat ini, seluruh warga terdampak masih menempati rumah masing-masing. Pembersihan sisa puing bangunan akibat kerusakan direncanakan akan dilakukan pada Sabtu (24/1/2026).
Penanganan kejadian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya:
BPBD Bojonegoro
Damkarmat
Kepolisian
TNI
Satpol PP
Pemerintah Desa Gading
Pemerintah Desa Bakalan
BPBD Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, terutama di tengah musim penghujan.
Editor : Arika Hutama