get app
inews
Aa Text
Read Next : Kabar Baik! 27 Anggrek Endemik Hutan Bojonegoro Ditemukan, Usai Habitatnya Ditebang

Menteri Pendidikan Timor Leste Kunjungi Bojonegoro, Teken MoU Beasiswa di Unigoro

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:33 WIB
header img
Menteri pendidikan Timor Leste bersama Bupati Bojonegoro saat berkunjung ke Unigoro. Foto: iNews Bjn

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Kebudayaan Timor Leste, José Honório da Costa Pereira Jerónimo, melakukan kunjungan resmi ke Universitas Bojonegoro (Unigoro), Rabu (18/2/2026). 

Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Rombongan menteri disambut langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono. Dalam sambutannya, Wahono mengapresiasi langkah internasionalisasi kampus yang diinisiasi Unigoro sebagai bentuk diplomasi pendidikan antarnegara.

“Terima kasih kepada Unigoro yang telah memberi kebanggaan bagi Bojonegoro. Ini menjadi momentum penting karena Unigoro adalah kampus pertama di Bojonegoro yang menghadirkan menteri dari luar negeri untuk menjalin kolaborasi pendidikan,". 

"Harapannya, kerja sama ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa bagi pelajar Timor Leste untuk menempuh studi di Unigoro,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri José menyampaikan apresiasi atas sambutan civitas akademika Unigoro. 

Ia menegaskan komitmen pemerintah Timor Leste untuk memperkuat hubungan akademik, termasuk pemberian beasiswa penuh (fully funded) kepada lima mahasiswa asal Timor Leste untuk berkuliah di Unigoro.

“Melalui kerja sama ini, kami akan menghubungkan Unigoro dengan perguruan tinggi di Timor Leste untuk program pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi riset, serta Serviço Comunitário dos Estudantes atau setara KKN. Saya yakin mahasiswa Timor Leste dapat mengikuti perkuliahan dalam Bahasa Indonesia,” tuturnya.

Pada sesi diskusi panel, jajaran pimpinan Unigoro memaparkan potensi kolaborasi tri dharma perguruan tinggi. Kampus tersebut dinilai memiliki posisi strategis dalam pengembangan pendidikan, riset terapan, dan pengabdian masyarakat berbasis potensi daerah.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi dan Sains Timor Leste, Domingos Barros, melihat peluang besar dalam kerja sama ini. Ia menilai terdapat kesamaan karakteristik antara Bojonegoro dan Timor Leste, terutama pada aspek geografis, pertanian, dan industri ekstraktif.

“Kita sama-sama memiliki struktur tanah gerak dan industri tambang nikel, serta potensi pertanian yang kuat. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjawab tantangan pembangunan di kedua wilayah,” ujarnya.

Sebelum bertolak ke bandara, Menteri José meninjau sejumlah fasilitas dan inovasi di lingkungan kampus Unigoro. 

Rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro untuk melihat potensi geologi daerah yang menjadi salah satu kekuatan riset lokal.

Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu masuk penguatan hubungan bilateral Indonesia–Timor Leste melalui jalur pendidikan tinggi, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa kedua negara untuk bertukar pengalaman dan pengetahuan.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut