7.800 Tiket KA Lebaran 2026 dari Bojonegoro Terjual, 24 Maret Jadi Tanggal Favorit
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Antusiasme masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api pada musim mudik Lebaran 2026 terus menunjukkan tren peningkatan.
Hingga Sabtu (21/2) pukul 12.00 WIB, sebanyak 7.800 tiket kereta api keberangkatan dari Stasiun Bojonegoro telah terjual.
Data tersebut dihimpun oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi 8 Surabaya.
Tingginya angka penjualan mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama periode Angkutan Lebaran.
24 Maret Jadi Puncak Keberangkatan
Dari keseluruhan tiket yang telah terjual, keberangkatan pada 24 Maret 2026 menjadi tanggal dengan peminat tertinggi. Tercatat 932 tiket telah dipesan untuk jadwal tersebut.
Lonjakan ini menegaskan posisi Stasiun Bojonegoro sebagai salah satu simpul mobilitas penting di wilayah pantura Jawa Timur, khususnya dalam mendukung arus mudik Lebaran.
34 Perjalanan KA per Hari
Selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, Stasiun Bojonegoro akan melayani 34 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari.
Rinciannya terdiri atas 30 perjalanan KA reguler dan 4 perjalanan KA tambahan.
Penambahan perjalanan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang sekaligus memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
Imbauan Pemesanan Melalui Kanal Resmi
Manajemen KAI mengimbau masyarakat agar segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan melalui kanal resmi, seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, maupun mitra penjualan resmi yang telah bekerja sama dengan perusahaan.
Langkah ini dilakukan guna menjamin keamanan transaksi serta memberikan kemudahan dalam memilih jadwal dan relasi sesuai kebutuhan.
Untuk informasi lebih lanjut terkait jadwal, tarif, dan layanan lainnya, pelanggan dapat menghubungi Contact Center 121, WhatsApp 0811-2223-3121, email [email protected], atau media sosial resmi KAI di @kai121_.
Editor : Arika Hutama