get app
inews
Aa Text
Read Next : Riset Mahasiswa Kimia Unigoro Ungkap Paparan Racun Plastik pada Tubuh Para Pekerja Sampah

200 Tukang Becak Lansia di Bojonegoro Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Selasa, 10 Maret 2026 | 10:02 WIB
header img
Lansia penerima becak listrik dari Presiden Prabowo. Foto: Pemkab

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Sebanyak 200 tukang becak dari 28 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro segera menerima bantuan becak listrik. Program tersebut merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk membantu para penarik becak tradisional, khususnya yang sudah lanjut usia.

Menjelang penyerahan bantuan, para tukang becak dikumpulkan di Taman Evakuasi Bahagia (Ebaga), Kecamatan Trucuk, pada Senin (9/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, mereka mengikuti sosialisasi mengenai penggunaan becak listrik sekaligus menjalani cek kesehatan gratis (CKG).

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah yang hadir dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa bantuan becak listrik itu berasal dari dana pribadi Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap para penarik becak tradisional yang masih bekerja keras di usia senja.

Nurul mengatakan, sebelum menerima bantuan secara resmi, para tukang becak terlebih dahulu mendapatkan pelatihan mengendarai becak listrik. Hal ini penting karena sistem pengoperasian kendaraan tersebut berbeda dengan becak kayuh konvensional.

“Untuk hari ini bapak-bapak akan dilatih terlebih dahulu mengendarai becak listrik karena cara mengendarainya tentu berbeda. Setelah itu akan dilakukan konvoi menuju Pendopo Pemkab Bojonegoro, karena besok dijadwalkan serah terima bantuan dari Wakil Ketua Gerakan Solidaritas Nasional (GSN),” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Jawa Timur, Dimas Ramdana, menjelaskan bahwa becak listrik dirancang untuk membantu para penarik becak yang sudah berusia lanjut dengan teknologi yang lebih ramah lingkungan.

Ia menyebutkan, becak listrik tersebut memiliki kecepatan maksimal sekitar 20 kilometer per jam. Dalam kondisi baterai penuh, kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga sekitar 50 kilometer, tergantung beban dan kondisi jalan.

Menurut Dimas, penggunaan tenaga listrik diharapkan dapat mengurangi beban fisik para penarik becak sekaligus meningkatkan potensi pendapatan mereka.

“Dengan tenaga listrik ini, pemilik becak tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga. Selain ramah lingkungan, kendaraan ini juga diharapkan dapat membantu mereka meningkatkan penghasilan dan bersaing dengan ojek online,” jelasnya.

Dimas menambahkan, harga satu unit becak listrik diperkirakan mencapai sekitar Rp22 juta.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut