Polisi Beberkan Kronologi dan Kondisi Para Korban, dalam Kecelakaan SUV vs Truk di Flyover Gayam
GAYAM, iNewsBojonegoro.id - Peristiwa Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil SUV Toyota Rush dan sebuah truk terjadi di Jalan Raya Bojonegoro–Cepu, tepatnya di bawah flyover wilayah Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 11.40 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Padangan, Bojonegoro. Sementara dua penumpang lainnya dilaporkan selamat tanpa cedera.
Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat mobil Toyota Rush yang melaju dari arah barat ke timur berupaya mendahului kendaraan di depannya.
Namun, saat mengambil jalur terlalu ke kanan, kendaraan tersebut bertabrakan dengan truk yang datang dari arah berlawanan.
“Karena jarak sudah dekat, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari,” ujar Ipda Septian.
Truk bernomor polisi AG-8823-RM dikemudikan KA (45), warga Banyuwangi, bersama keneknya S (47), juga asal Banyuwangi.
Keduanya mengalami luka ringan.
Sementara itu, mobil Toyota Rush bernomor polisi S-1451-CG dikemudikan AFS (66), warga Bojonegoro, yang turut mengalami luka. Dua penumpangnya, A (81) dan SA (60), juga mengalami luka serupa.
Adapun dua penumpang lainnya, Z (11) dan K (21), dilaporkan tidak mengalami luka.
Seluruh korban luka segera dievakuasi ke RSUD Padangan untuk mendapatkan penanganan medis.
Selain korban luka kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian material pada kedua kendaraan.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di lokasi sempat mengalami gangguan.
Petugas sempat mengalihkan arus kendaraan melalui flyover guna mengurai kemacetan selama proses evakuasi berlangsung.
“Arus lalu lintas sempat dialihkan sementara, kemudian ditutup kembali hingga proses evakuasi selesai,” tambah Ipda Septian.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Sat Lantas Polres Bojonegoro.
Editor : Arika Hutama