get app
inews
Aa Text
Read Next : Sebanyak 15.972 Buruh Rokok di Bojonegoro Terima BLT DBHCHT, Masing-Masing Rp875 Ribu

Disdukcapil Jemput Bola, Ratusan Pelajar Bojonegoro Ikuti Perekaman E-KTP di Sekolah

Rabu, 13 Mei 2026 | 07:21 WIB
header img
Pelajar SMKN 2 Bojonegoro saat mengikuti perekaman E-KTP. Foto: dok Pemkab

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Ratusan siswa SMKN 2 Bojonegoro mengikuti kegiatan perekaman EKTP yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bojonegoro, Selasa (12/5/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sebagai upaya membentuk generasi muda yang sehat dan berkarakter.

Program jemput bola perekaman identitas kependudukan itu turut dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Ketua Harian Satgas P4GN Bojonegoro Budi Irawanto, Kepala Dinas Kesehatan dr. Ninik Susmiati, Kepala Disdukcapil Heri Widodo, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro, serta Kepala SMKN 2 Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menegaskan bahwa kepemilikan e-KTP menjadi simbol peralihan menuju fase kedewasaan. Ia mengajak para siswa untuk membangun semangat belajar dan mental pantang menyerah dalam meraih masa depan.

"Perekaman e-KTP ini hanya sekali seumur hidup untuk status pemula. Ini menandakan anak-anakku semua sudah memasuki dunia dewasa. Ingat, keberhasilan tidak datang tiba-tiba. Butuh ilmu dan semangat. Jika jatuh harus bangkit, karena bekal ilmu akan membuat pikiran kalian tetap jalan," pesannya dengan penuh semangat.


Wabup Bojonegoro Nurul Azizah dan Satgas P4GN Budi Irawanto.

Selain layanan administrasi kependudukan, para pelajar juga mendapat pembekalan mengenai bahaya narkotika dan zat adiktif. Ketua Harian Satgas P4GN Bojonegoro, Budi Irawanto, mengingatkan para siswa agar mampu menjaga diri dari pengaruh narkoba ketika memasuki lingkungan sosial yang lebih luas setelah lulus sekolah.

Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 72 kasus narkoba di Bojonegoro yang melibatkan berbagai kalangan, baik laki-laki maupun perempuan.

"Kuncinya ada pada diri sendiri. Setelah lulus nanti, kalian akan berada di lingkungan baru yang lebih luas. Jangan sampai tergoda, karena narkoba tidak mengenal jenis kelamin atau status. Fokuslah pada masa depan kalian," tegas Budi Irawanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro dr. Ninik Susmiati menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada DPA APBD 2026. Program itu bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada pelajar mengenai bahaya Napza, meliputi narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Disdukcapil Bojonegoro membawa langsung perangkat perekaman e-KTP ke lingkungan sekolah. Langkah ini mendapat apresiasi dari para siswa karena dinilai mempermudah proses administrasi kependudukan.

Salah satu siswa SMKN 2 Bojonegoro, Wira Eka Budi R., mengaku terbantu dengan layanan jemput bola tersebut.

"Prosesnya cepat dan tertib. Kami tidak perlu izin keluar sekolah atau mengantre lama di kantor kecamatan. Ini sangat memudahkan kami yang baru berusia 17 tahun untuk dapat identitas resmi," ujar Wira.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap pelajar mampu memiliki kesiapan mental, kesadaran administrasi kependudukan, serta ketahanan diri terhadap pengaruh negatif narkoba.

Penguatan karakter dan tertib administrasi sejak dini dinilai penting untuk menyiapkan generasi penerus Bojonegoro yang sehat, unggul, dan beriman dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut