get app
inews
Aa Text
Read Next : Bisa Gunakan AI untuk Skripsi dan Riset? Unigoro Siapkan Regulasi untuk Dosen dan Mahasiswa

Mahasiswa Universitas Bojonegoro Juara Nasional Videografi, Siap Wakili Indonesia ke China

Senin, 18 Mei 2026 | 16:00 WIB
header img
Abul Fida Ismail (pegang kamera), mahasiswa dari Universitas Bojonegoro yang menjuarai kompetisi videografi. Foto: Istimewa

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Prestasi membanggakan diraih mahasiswa dari Universitas Bojonegoro (Unigoro), Abul Fida Ismail. Mahasiswa Program Studi Manajemen Ritel tersebut berhasil menjuarai ajang Science in Frame National Digital Reels and Short Video Competition yang diselenggarakan oleh Indonesia Science Center.

Atas capaian tersebut, pemuda asal Desa Sudu, Kecamatan Gayam, itu berkesempatan mewakili Indonesia dalam kompetisi videografi internasional yang akan digelar di China pada Juni mendatang.

Abul meraih kemenangan melalui video pendek berjudul "The Land That Speaks : Technology That Understands The Soil". Karya tersebut mengangkat inovasi teknologi pertanian di Kabupaten Bojonegoro sebagai solusi menghadapi persoalan kekeringan dan produktivitas lahan.

Proses pengambilan gambar dilakukan di Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Djoyo Tani, Desa Bendo, Kecamatan Kapas. 

Dalam videonya, Abul menyoroti pemanfaatan teknologi pertanian modern, khususnya sistem irigasi tetes berbasis Internet of Things (IoT), yang dinilai mampu membantu petani menghadapi tantangan sektor pertanian.

“Permasalahan di sektor pertanian sangat kompleks. Terutama kekeringan, tanah tidak subur, sedangkan permintaan komoditasnya tinggi. Teknologi pertanian seperti irigasi tetes berbasis IoT (Internet of Things) yang diterapkan di Djoyo Tani bisa dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan tersebut,” tuturnya, Senin (18/5/26).

Meski sukses meraih gelar juara tingkat nasional, Abul mengaku belum ingin cepat berpuas diri. Saat ini, ia mulai mempersiapkan diri menghadapi kompetisi videografi tingkat internasional di China dengan tema yang berbeda.

Sebagai bagian dari persiapan, pada 20 Mei 2026 mendatang Abul dijadwalkan mengikuti workshop daring yang digelar oleh pihak penyelenggara. Ia menargetkan karya untuk kompetisi internasional dapat selesai sebelum batas akhir pengumpulan pada 15 Juni 2026.

“Deadline pengumpulan karya untuk lomba internasional tanggal 15 Juni 2026. Semoga bisa selesai tepat waktu dan mendapatkan hasil terbaik,” harapnya.

Editor : Dedi Mahdi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut