get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebakaran Hutan Ancam Keberadaan Anggrek Langka Dendrobium Capra di Bojonegoro

Sopir Kelukan Susahnya Cari BBM Solar di Bojonegoro, Sejumlah SPBU Kehabisan Stok

Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB
header img
Kondisi kendaraan yang mengantri solar di SPBU hingga mengular ke jalan raya. Foto: Istimewa

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Antrean panjang kendaraan pengangkut barang dan penumpang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban dalam beberapa hari terakhir. 

Mayoritas kendaraan yang mengantre merupakan truk dan mobil elf yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.

Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean kendaraan terlihat di sejumlah SPBU sejak tiga hari terakhir. Kondisi tersebut membuat waktu tunggu pengisian BBM menjadi lebih lama dibandingkan biasanya.

Di SPBU Kecamatan Sugihwaras, antrean kendaraan untuk mendapatkan solar mulai terlihat sejak Selasa pagi. Barisan kendaraan bahkan mengular hingga ratusan meter dan meluber ke badan jalan.

Sementara itu, sejumlah SPBU di wilayah Kota Bojonegoro, Kecamatan Kapas, dan Kecamatan Balen juga dilaporkan mengalami kekosongan stok solar.

“Katanya solar masih dalam pengiriman, tapi kok tidak kunjung tiba,” kata Salim, salah satu sopir, Selasa (2/6).

Keluhan juga dialami ratusan pengemudi lain, terutama yang begerak di sektor usaha transportasi yang membutuhkan bahan bakar solar.

Menanggapi kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga menyebut jika kebutuhan BBM subsidi, khususnya Biosolar, bagi masyarakat Kabupaten Bojonegoro tetap terpenuhi. 

Perusahaan menyatakan pasokan dalam kondisi aman dan distribusi terus dioptimalkan guna mendukung aktivitas transportasi, termasuk kendaraan logistik dan angkutan barang.

Sebelumnya, pada Senin (1/6), terjadi peningkatan antrean pengisian Biosolar di sejumlah SPBU di Kabupaten Bojonegoro. Antrean didominasi kendaraan berukuran besar seperti truk dan bus, bahkan di beberapa lokasi menyebabkan kepadatan lalu lintas karena antrean meluas hingga ke ruas jalan sekitar SPBU.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa lonjakan antrean dipicu meningkatnya aktivitas kendaraan pasca libur panjang Idul Adha.

"Selain itu, juga terjadi peningkatan aktivitas pengangkutan hasil pertanian di wilayah Kabupaten Bojonegoro," jelas Ahad.

Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan tersebut, Pertamina mengaku telah melakukan berbagai langkah percepatan distribusi Biosolar ke SPBU yang mengalami lonjakan konsumsi.

"Mobil tangki pun dimonitor optimal dalam rangka upaya percepatan penyaluran. Pertamina pastikan distribusi Biosolar ke SPBU berjalan lancar dan melaksanakan mitigasi pengalihan konsumen ke SPBU alternatif apabipa diperlukan," tutup Ahad.

Pertamina juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang tetap tertib saat melakukan pengisian BBM. Masyarakat diimbau tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan.

Perusahaan menegaskan bahwa pasokan Biosolar di Kabupaten Bojonegoro dalam kondisi aman dan mencukupi. Distribusi ke SPBU terus dipantau guna memastikan kebutuhan konsumen dapat terpenuhi secara bertahap.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut