Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Anggrek Langka yang Terancam Punah di Hutan Jati Bojonegoro, Ini Upaya Penyelamatannya
Advertisement . Scroll to see content

Masuk Agenda UI GreenMetric 2026, UNIGORO Bersanding dengan Sejumlah Kampus Top Indonesia

Selasa, 01 September 2026 | 13:19 WIB
  • author Arik Tri P
Masuk Agenda UI GreenMetric 2026, UNIGORO Bersanding dengan Sejumlah Kampus Top Indonesia
Segenap Civitas Akademika Unigoro, saat menerima kunjungan Menko PMK RI Pratikno. (Foto: dok Unigoro)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Universitas Bojonegoro (UNIGORO) kembali mendapat pengakuan dalam agenda pemeringkatan perguruan tinggi. Setelah tercatat dalam sejumlah pemeringkatan seperti UniRank, EduRank, dan Webometrics, UNIGORO kini masuk dalam agenda UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026.

UNIGORO mendapat undangan untuk menghadiri Pengumuman dan Penganugerahan UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026 yang akan digelar di Grha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (15/9/2026).

Nama UNIGORO tercantum dalam daftar undangan yang berisi 219 perguruan tinggi di Indonesia. Daftar tersebut terdiri atas 113 perguruan tinggi negeri dan 106 perguruan tinggi swasta.

Sejumlah perguruan tinggi negeri yang masuk dalam daftar tersebut antara lain Universitas Indonesia (UI), UGM, Universitas Airlangga (UNAIR), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), IPB University, dan Universitas Brawijaya.

Adapun perguruan tinggi swasta yang tercantum di antaranya BINUS University, Petra Christian University, Telkom University, Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Islam Indonesia, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Pelita Harapan, Universitas Surabaya, Universitas Tarumanagara, dan Universitas Trisakti.

UNIGORO tercatat pada nomor 92 dalam daftar undangan tersebut. Namun, nomor tersebut merupakan nomor urut administrasi dan bukan menunjukkan peringkat UNIGORO dalam UI GreenMetric.

UNIGORO Masuk Daftar Bersama Kampus di Jawa Timur

Untuk wilayah Jawa Timur, sejumlah perguruan tinggi swasta juga tercantum dalam daftar undangan UI GreenMetric 2026.

Selain UNIGORO, terdapat Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, Petra Christian University, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Dinamika, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Surabaya, dan Universitas Wiraraja.

UI GreenMetric sendiri merupakan sistem pemeringkatan keberlanjutan perguruan tinggi yang didirikan Universitas Indonesia pada 2010. Inisiatif tersebut kemudian berkembang menjadi pemeringkatan global yang melibatkan perguruan tinggi dari berbagai negara.

Pada 2026, UI GreenMetric mencatat partisipasi 1.745 perguruan tinggi dari 105 negara.

Penilaian UI GreenMetric mencakup tujuh pilar, yakni tata ruang dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, pengelolaan air, transportasi, pendidikan dan penelitian, serta tata kelola dan digitalisasi.

Dengan cakupan tersebut, keberlanjutan perguruan tinggi tidak hanya dilihat dari kondisi lingkungan fisik kampus. Aspek pendidikan, penelitian, pengelolaan sumber daya, tata kelola, hingga transformasi digital juga menjadi bagian penilaian.

Perkuat Komitmen Keberlanjutan

Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro yang menaungi UNIGORO, Dr. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si., mengapresiasi masuknya UNIGORO dalam agenda UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026.

Menurut Arief, berbagai pengakuan eksternal menjadi motivasi bagi UNIGORO untuk terus meningkatkan kualitas perguruan tinggi. Pengakuan tersebut juga menjadi bahan evaluasi untuk memastikan pengembangan kampus berjalan secara berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi kerja seluruh civitas akademika UNIGORO. Masuknya UNIGORO dalam agenda UI GreenMetric menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kampus, baik dalam bidang akademik, tata kelola, lingkungan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Arief menegaskan, pengakuan eksternal bukan menjadi tujuan akhir pengembangan UNIGORO. Kampus akan terus berbenah dengan menyesuaikan kebutuhan pendidikan tinggi dan tantangan yang dihadapi masyarakat.

“Kami ingin setiap pengakuan eksternal menjadi pemacu untuk bergerak lebih maju. Targetnya bukan sekadar mendapatkan peringkat, tetapi membangun UNIGORO sebagai perguruan tinggi yang semakin berkualitas, adaptif, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.

Komitmen terhadap prinsip keberlanjutan juga diwujudkan melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Salah satunya melalui keterlibatan UNIGORO dalam pengembangan Geosite Kedung Lantung di Desa Drenges, Kecamatan Sugihwaras. Kampus juga melaksanakan penelitian biodiversitas dan berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.

Berbagai kegiatan tersebut melibatkan dosen, mahasiswa, pemerintah, masyarakat, serta mitra.

Keikutsertaan dalam agenda UI GreenMetric 2026 menjadi bagian dari langkah UNIGORO memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan dalam penyelenggaraan perguruan tinggi.

Pengumuman dan Penganugerahan UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15 September 2026 di Grha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta.

Editor: Arika Hutama

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut