Terpeleset dari Rakit, Bocah 9 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Bengawan Solo Bojonegoro
KASIMAN, iNewsBojonegoro.id - Seorang anak berusia 9 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Bengawan Solo, wilayah Dusun Brangkal, Desa Batokan, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (10/6/2026).
Korban diketahui berinisial JB, seorang pelajar yang berdomisili di Dusun Brangkal, Desa Batokan, Kecamatan Kasiman.
Kapolsek Kasiman AKP Jadmiko SH menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 15.30 WIB ketika korban bersama tiga orang temannya bermain di bantaran Sungai Bengawan Solo.
"Saat itu korban bersama tiga temannya hendak menaiki rakit bambu yang berada di sungai. Namun korban terpeleset dan tenggelam, sedangkan tiga temannya berhasil menyelamatkan diri," ujar AKP Jadmiko.
Setelah kejadian tersebut, ketiga teman korban segera melaporkan kepada warga sekitar. Mendapat informasi itu, warga langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi korban tenggelam.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 16.45 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Bengawan Solo dan segera dievakuasi ke Puskesmas Kasiman untuk dilakukan pemeriksaan medis.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, sungai dalam kondisi relatif tenang dan rakit bambu yang hendak dinaiki korban berada di atas aliran Sungai Bengawan Solo," tambahnya.
Sementara itu, hasil pemeriksaan medis menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Petugas memastikan korban meninggal dunia akibat tenggelam.
Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki, memiliki tinggi badan sekitar 120 sentimeter, berperawakan sedang, berkulit sawo matang, dan saat ditemukan mengenakan celana pendek.
Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Editor : Arika Hutama