Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jaga Habitat Anggrek Larat Hijau, Unigoro dan Perhutani Kembangkan Hutan Pendidikan
Advertisement . Scroll to see content

Viral Air Berwarna Biru di Galian Embung Bojonegoro, DLH Ambil Sampel untuk Uji Laboratorium

Senin, 02 November 2026 | 17:58 WIB
  • author Dedi M.A
Viral Air Berwarna Biru di Galian Embung Bojonegoro, DLH Ambil Sampel untuk Uji Laboratorium
Petugas saat ambil sampel air di galian embung. (Foto: Ist)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Fenomena air berwarna biru yang muncul dari lokasi proyek galian Embung Desa Mojoranu, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, menjadi perbincangan warganet.

Video yang memperlihatkan genangan air berwarna tidak biasa tersebut viral di media sosial dan memunculkan beragam dugaan mengenai penyebab perubahan warnanya.

Video berdurasi 32 detik itu salah satunya diunggah akun Instagram, Facebook dan TikTok Bojonegoro TV pada Minggu (1/11/2026). Unggahan tersebut mendapat ratusan komentar dari warganet yang penasaran dengan fenomena tersebut.

Warna air yang tampak biru mencolok bahkan membuat sejumlah warga menyamakannya dengan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax. 

Sebagian warganet menduga perubahan warna itu berkaitan dengan kandungan mineral dalam lapisan tanah di lokasi galian yang dikenal memiliki karakteristik berkapur.

Salah satu warganet, Dhika, menduga air tersebut memiliki kandungan mineral yang tinggi.

"Setahu saya air kaya begitu kandungan mineralnya tinggi," kata @dhikaXXX.

Komentar lain datang dari Agung S. yang membandingkan fenomena tersebut dengan genangan air bekas tambang timah di Bangka Belitung.

"Saya pernah liburan di bangka belitung, disana ada bekas galian tambang timah, trus genangan air nya berwarna biru, kehijauan di tempat wisata itu dilarang mandi karena air itu berbahaya.persis seperti ini air nya biru, cuma di bangka gede bgt udh kek danau," kata @agungXXX.

Beragam komentar tersebut menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap fenomena air kebiruan di lokasi proyek embung. Namun, penyebab perubahan warna air hingga kini belum dapat dipastikan.

Tim Gabungan Turun ke Lokasi

Menindaklanjuti laporan masyarakat, tim gabungan lintas instansi melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pembangunan Embung Desa Mojoranu, Senin (2/11/2026).

Peninjauan tersebut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Kepolisian Sektor Dander, perangkat desa setempat, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air, serta Dinas Pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya memantau kondisi genangan air, tetapi juga mengambil sampel untuk mengetahui kandungan zat yang terdapat di dalamnya.

"Dalam peninjauan tersebut, tim gabungan memantau langsung kondisi lapangan dan mengambil sampel air dari area proyek embung," demikian dikutip dari akun media sosial resmi DLH Bojonegoro, @dlhbojonegoro.

Sampel air tersebut selanjutnya akan menjalani pengujian di laboratorium lingkungan. Pemeriksaan diperlukan untuk mengidentifikasi kandungan zat sekaligus memastikan penyebab air berubah warna menjadi biru.

"Langkah cepat dan terpadu ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk memberikan kepastian kepada masyarakat, serta memastikan tidak adanya pencemaran yang dapat membahayakan ekosistem maupun lahan pertanian di sekitar Desa Mojoranu," pungkasnya.

Hasil pengujian laboratorium nantinya diharapkan dapat menjawab berbagai dugaan yang berkembang di masyarakat sekaligus memastikan kondisi air di sekitar proyek embung tersebut.

Editor: Arika Hutama

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut