Perangi Sampah, Bupati Bojonegoro Terbitkan SE Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

Arika H.
Ilustrasi warga sedang kerja bakti di lingkungan. Foto: AI

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memperkuat upaya penanganan sampah hingga ke tingkat desa, melalui penerbitan Surat Edaran (SE) Bupati Bojonegoro Setyo Wahono tentang pelaksanaan kerja bakti terjadwal di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hingga pemerintah desa.

Kebijakan tersebut menjadi langkah konkret Pemkab Bojonegoro dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang terstruktur, terkoordinasi, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong terciptanya budaya bersih di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Luluk Alifah, menegaskan bahwa kerja bakti yang digerakkan melalui SE tersebut tidak bersifat seremonial semata. Kegiatan ini diarahkan untuk memastikan kebersihan saluran drainase, fasilitas publik, serta titik-titik rawan penumpukan sampah dilakukan secara rutin dan terjadwal.

“Kerja bakti ini bukan sekadar seremonial, melainkan gerakan terstruktur agar kebersihan lingkungan terjaga secara konsisten,” ujar Luluk Alifah.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut sejalan dengan komitmen DLH dalam mendukung target nasional pengurangan dan penanganan sampah. Langkah ini sekaligus menjadi tindak lanjut nyata Pemkab Bojonegoro dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Pemkab Bojonegoro menjalankan sejumlah program strategis, di antaranya optimalisasi Bank Sampah dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R). Selain itu, peran fasilitas pengolahan sampah berbasis komunitas terus diperkuat agar sampah dapat diselesaikan di tingkat lokal tanpa membebani Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

DLH juga mengintensifkan kampanye pemilahan sampah dari sumber serta mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, termasuk mengurangi penggunaan produk sekali pakai.

Luluk menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah di tingkat kabupaten membutuhkan sinergi lintas sektor. DLH terus berkolaborasi dengan OPD terkait dan pemerintah desa untuk memastikan implementasi program berjalan efektif di lapangan.

“Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama agar gerakan ini berkelanjutan dan tidak berhenti pada tataran kebijakan,” katanya.

Melalui berbagai langkah strategis tersebut, Pemkab Bojonegoro optimistis mampu menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan sehat, sekaligus menunjukkan peran aktif daerah dalam menyukseskan agenda lingkungan nasional demi terwujudnya Bojonegoro yang Bahagia, Makmur, dan Membanggakan.

Editor : Dedi Mahdi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network