NGRAHO, iNewsBojonegoro.id - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan pungutan liar terhadap sopir truk di portal Jembatan Terusan Bojonegoro–Blora (TBB) mendadak viral di media sosial.
Rekaman tersebut memicu reaksi publik dan menimbulkan kekhawatiran adanya praktik pungli di jalur penghubung Jawa Timur dan Jawa Tengah itu.
Peristiwa yang disebut terjadi di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro itu langsung mendapat respons aparat kepolisian.
Kapolsek Ngraho IPTU Sutaryanto bersama sejumlah anggota turun ke lokasi untuk melakukan patroli dan pengecekan.
“Kami bersama anggota mendatangi sekaligus patroli di sekitar jembatan,” ujar Sutaryanto kepada awak media, Minggu (22/2/2026) malam.
Dari hasil pemantauan di lapangan, polisi tidak menemukan adanya pihak yang melakukan pungutan terhadap sopir truk yang melintas. Situasi di sekitar jembatan dilaporkan dalam kondisi aman dan kondusif.
“Kami sampai di jembatan tidak menemukan orang yang diduga meminta uang kepada sopir truk,” tegasnya.
Sutaryanto menjelaskan, portal pembatas di Jembatan TBB baru dipasang pada 2 Februari 2026.
Portal tersebut memiliki tinggi 3,5 meter dan lebar 2,1 meter di kedua sisi, serta dilengkapi barikade di bagian tengah.
Pemasangan dilakukan sebagai langkah pengaturan kendaraan yang melintas, khususnya kendaraan dengan dimensi tertentu.
Meski tidak menemukan indikasi pungli saat patroli, kepolisian memastikan akan terus meningkatkan pengawasan di kawasan tersebut guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pungutan tidak resmi dalam bentuk apa pun terhadap pengguna jalan.
“Kami harap masyarakat ikut menjaga situasi tetap kondusif. Jika ada indikasi pelanggaran, segera laporkan kepada kami,” pungkasnya.
Editor : Dedi Mahdi
Artikel Terkait
