Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Krisis Timur Tengah Picu Lonjakan Tajam

Anton Suhartono
ilustrasi aktifitas tambang minyak. Foto: Freepik

JAKARTA, iNewsBojonegoro.id - Harga minyak mentah dunia melonjak tajam hingga menembus angka 100 dolar AS per barel pada Minggu (8/3/2026). Lonjakan ini dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi stabilitas pasokan energi global.

Kenaikan harga juga dipengaruhi oleh langkah sejumlah produsen energi utama di Timur Tengah yang memangkas produksi minyak. Kebijakan tersebut diambil setelah Iran menutup Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi salah satu rute utama distribusi minyak dan gas dunia.

Data perdagangan menunjukkan minyak mentah Brent melonjak sekitar 18 persen dan diperdagangkan di level 108,68 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah Amerika Serikat jenis West Texas Intermediate (WTI) naik hampir 20 persen hingga mencapai sekitar 108 dolar AS per barel.

Lonjakan harga ini menjadi yang tertinggi sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, ketika harga minyak global sempat melampaui 100 dolar AS per barel.

Penutupan Selat Hormuz dilakukan Iran setelah negaranya diserang oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu. Sejak saat itu, Iran membatasi secara ketat pergerakan kapal tanker dan kapal komersial yang melintas di jalur tersebut.

Editor : Arika Hutama

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network