BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perhubungan kembali menghadirkan program Mudik-Balik Gratis Tahun 2026 dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Program ini disiapkan untuk membantu masyarakat, khususnya perantau asal Bojonegoro, agar dapat pulang kampung dengan transportasi yang aman, nyaman, dan tanpa biaya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Welly Fitrama, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan layanan transportasi bagi masyarakat yang hendak merayakan Idul Fitri di kampung halaman.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan bebas biaya bagi masyarakat. Mudik dan balik ini gratis tanpa dipungut biaya,” ujarnya.
Pada tahun ini, program mudik-balik gratis menyediakan kuota sebanyak 240 peserta. Kuota tersebut dibagi menjadi dua, yakni 120 orang untuk arus mudik dan 120 orang untuk arus balik.
Adapun rute perjalanan yang disiapkan meliputi Surabaya – Gresik – Lamongan – Bojonegoro, sehingga diharapkan dapat memfasilitasi perantau dari sejumlah wilayah di Jawa Timur yang hendak pulang ke Bojonegoro.
Pendaftaran program mudik gratis dibuka mulai 8 hingga 14 Maret 2026 melalui laman pendaftaran yang telah disediakan oleh Dinas Perhubungan. Masyarakat yang ingin mengikuti program ini diwajibkan menyiapkan dokumen identitas sebagai syarat administrasi.
“Silakan masyarakat segera mendaftar dengan menyiapkan KTP dan KK sebagai persyaratan administrasi,” tambah Welly.
Untuk jadwal keberangkatan, arus mudik dijadwalkan pada 19 Maret 2026 dengan titik keberangkatan dari halaman Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur di Surabaya. Sementara itu, arus balik akan dilaksanakan pada 24 Maret 2026 dengan titik keberangkatan dari halaman Pendopo Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Welly mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program tersebut karena kuota peserta yang tersedia terbatas. Selain membantu masyarakat pulang kampung, program ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas selama musim mudik.
“Kami mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan program Mudik dan Balik Gratis Tahun 2026/1447 H. Selain membantu perjalanan masyarakat, program ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas selama musim mudik dan mengurangi beban pengeluaran masyarakat,” pungkasnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman dengan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan selamat.
Editor : Arika Hutama
Artikel Terkait
