BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Universitas Bojonegoro (Unigoro) menetapkan 27 tim mahasiswa sebagai peserta Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026 setelah melalui proses seleksi dan karantina intensif. Jumlah tersebut menyusut dari total awal 34 tim yang mendaftar dari berbagai program studi.
Kepala Biro Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unigoro, Erwanto, M.Si., menjelaskan bahwa sebelum proses pendaftaran resmi, seluruh tim diwajibkan mengikuti karantina penyusunan proposal pada 4–5 April 2026.
“Dalam karantina, tim mendapatkan pendampingan langsung dari mentor dan dosen pembimbing secara bersamaan untuk memastikan kualitas substansi serta kelengkapan administrasi proposal,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Melalui tahapan tersebut, sejumlah tim dinyatakan gugur sehingga tersisa 27 tim yang siap berkompetisi di tingkat nasional. Mereka akan bersaing dalam empat skema PKM, yakni pengabdian masyarakat (PM), riset eksakta (RE), riset sosial humaniora (RSH), dan karya cipta (KC).
Dari total tim yang lolos, skema pengabdian masyarakat menjadi yang paling dominan dengan 14 tim. Sementara itu, tujuh tim masuk skema riset eksakta, serta masing-masing tiga tim pada skema riset sosial humaniora dan karya cipta.
Erwanto menyebut, dominasi skema pengabdian masyarakat bukan tanpa alasan. Menurutnya, peluang pendanaan dalam skema tersebut relatif lebih besar dibandingkan skema lainnya.
“Skema PM memang selalu menjadi unggulan karena peluang pendanaannya lebih tinggi. Namun, kami juga pernah lolos pendanaan di seluruh skema, sehingga semua memiliki kesempatan yang sama,” jelas dosen Program Studi Kimia tersebut.
Dengan hasil seleksi ini, Unigoro optimistis mampu bersaing dan meraih pendanaan PKM 2026 di berbagai skema yang diikuti.
Editor : Arika Hutama
Artikel Terkait
