BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Seorang warga lanjut usia asal Desa Ngrandu, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro Sadiyem, tercatat sebagai calon jemaah haji tertua di Kabupaten Bojonegoro pada musim haji 2026. Di usianya yang telah menginjak 86 tahun, ia tetap menunjukkan semangat tinggi untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci.
Perempuan yang lahir pada 11 Desember 1940 itu tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah KBIHU Masyarakat Madani. Hasil pemeriksaan kesehatan menyatakan Sadiyem dalam kondisi prima dan memenuhi syarat istitha’ah untuk berangkat.
Ketua KBIHU Masyarakat Madani, Sholikin Jamik, mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan Sadiyem tergolong sangat baik berdasarkan hasil pemeriksaan medis.
“Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan kesehatan, Ibu Sadiyem tidak memiliki satu pun dari 11 penyakit yang menjadi syarat tidak memenuhi istitha’ah kesehatan haji. Bahkan hasil tes tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat semuanya dalam kondisi baik,” ujarnya.
Meski demikian, faktor usia membuat mobilitas Sadiyem dalam menempuh jarak jauh menjadi terbatas. Untuk itu, pihak pendamping telah menyiapkan fasilitas penunjang selama pelaksanaan ibadah haji.
“Memang untuk berjalan jauh agak terbatas, sehingga kami siapkan kursi roda. Insyaallah pendampingnya adalah putra kandung beliau sendiri, Bapak Tamaji yang sekarang menjadi Panitera Pengadilan Agama kabupaten Ngawi, yang siap mendampingi selama pelaksanaan ibadah haji,” jelas Sholikin.
Dengan kondisi kesehatan yang mendukung serta pendampingan dari keluarga, Sadiyem diharapkan dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar.
Kisah ini menjadi cerminan bahwa usia bukan menjadi penghalang untuk memenuhi panggilan ibadah. Tekad kuat, kesiapan fisik, serta dukungan keluarga menjadi kunci bagi siapa pun untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Editor : Dedi Mahdi
Artikel Terkait
