Dipicu Isu Solar Langka, Antrean Panjang Terjadi di Sejumlah SPBU Bojonegoro-Tuban

Dedi M.A
Kondisi antrian solar di SPBU Veteran dan Jetak Kota Bojonegoro. Foto: Istimewa

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Antrean panjang kendaraan pengangkut barang dan penumpang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban dalam beberapa hari terakhir. Mayoritas kendaraan yang mengantre merupakan truk dan mobil elf yang hendak membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.

Pantauan di SPBU Jetak, Kota Bojonegoro, menunjukkan antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter. Barisan kendaraan bahkan mencapai kawasan palang pintu perlintasan kereta api menuju Kecamatan Dander.

Bahkan kepadatan kendaraan akibat antrian solar memicu arus lalulintas dari Bojonegoro ke arah Cepu ini tersendat. Kondisi serupa juga terlihat di SPBU Jalan Veteran, Kota Bojonegoro. Para sopir mengaku antrean panjang terjadi hampir di seluruh SPBU dan berlangsung hingga malam hari.

Menurut mereka, fenomena tersebut sudah berlangsung selama tiga hari terakhir dan menyebabkan waktu tunggu pengisian BBM menjadi lebih lama dari biasanya.

“Semua SPBU juga antri solar, kabarnya mulai langka, bahkan beberapa ada yang stoknya sudah habis,” kata Ahmad, salah satu sopir, senin malam (1/6).

Menanggapi kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga mengklaim pasokan BBM tetap tersedia dan berbagai langkah percepatan distribusi telah dilakukan untuk mengatasi peningkatan antrean di sejumlah SPBU.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya telah mengoptimalkan penyaluran BBM dengan memprioritaskan pengiriman ke SPBU yang mengalami lonjakan kebutuhan.

"Pertamina telah mengoptimalkan distribusi dengan memprioritaskan pengiriman BBM ke sejumlah SPBU yang mengalami peningkatan antrean. Langkah ini dilakukan agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi dan kondisi penyaluran kembali normal. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan pasokan Biosolar tetap tersedia dan terdistribusi dengan baik," jelas Ahad.

Ia menegaskan bahwa ketersediaan stok BBM di wilayah Bojonegoro dan Tuban dalam kondisi aman. Saat ini proses distribusi terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan konsumen secara bertahap.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan guna mendukung kelancaran distribusi di lapangan.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Bojonegoro - Tuban, yang tetap tertib selama proses penyaluran berlangsung. Menurut perusahaan, kedisiplinan dalam antrean menjadi faktor penting dalam menjaga distribusi energi agar dapat menjangkau seluruh masyarakat.

 

Editor : Arika Hutama

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network