Pemkab Bojonegoro Percepat Relokasi Pedagang Pasar Kota ke TPS, Penertiban Dimulai Hari Ini

D. AL Mahdi
Pemkab Bojonegoro saat menggelar audiensi dengan pedagang pasar Kota Bojonegoro. (Foto: iNews Bjn)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Seiring dimulainya proyek pembangunan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah menyiapkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Pasar Wisata sebagai lokasi relokasi pedagang selama proses konstruksi berlangsung.

Melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Pemkab Bojonegoro saat ini memfokuskan proses pemindahan pedagang Pasar Kota, khususnya pedagang lesehan, menuju TPS. Langkah tersebut menjadi bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dibangun kembali.

Upaya percepatan relokasi juga dibahas dalam audiensi antara Pemkab Bojonegoro dan Paguyuban Pedagang Pasar Kota yang digelar di Ruang Setyowati, Gedung Pemkab Bojonegoro. Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah memastikan seluruh pedagang lesehan berpindah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Perwakilan Paguyuban Pedagang Pasar Kota, Teguh, menilai masih diperlukan penertiban terhadap pedagang yang belum mematuhi ketentuan relokasi.

“Pedagang lesehan masih tetap berjualan di sekitar pasar kota hingga saat ini. Semua perlu tertib,” katanya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Bojonegoro, Akhmadi, menjelaskan bahwa batas akhir aktivitas transaksi pedagang lesehan di kawasan Pasar Kota ditetapkan hingga Jumat (17/7/2026). 

Setelah tenggat tersebut berakhir, pemerintah akan melakukan penertiban mulai Sabtu (18/7/2026).

“Dalam penindakan penertiban, Kami juga meminta pendampingan dari Satpol PP, Dishub serta Paguyuban pedagang pasar kota,” jelasnya.

Selain itu, Akhmadi mengimbau pedagang lesehan maupun masyarakat untuk mengosongkan area di sekitar lokasi pembangunan Pasar Kota lama dan memindahkan aktivitas jual beli ke Pasar Wisata. Langkah tersebut dilakukan demi mendukung ketertiban, keamanan, dan kenyamanan selama proses pembangunan berlangsung.

Proses relokasi pedagang ke TPS turut melibatkan pendampingan dari Kecamatan Bojonegoro, Satpol PP, Linmas, serta Polres Bojonegoro guna memastikan pemindahan berjalan tertib dan kondusif.

Sebagai informasi, Pasar Kota Bojonegoro akan dibangun menjadi gedung tiga lantai. Lantai pertama direncanakan menampung 483 kios dan los untuk pedagang kebutuhan basah seperti daging dan sayuran. 

Lantai kedua akan berisi 499 unit dengan konsep semi-mal, sedangkan lantai ketiga menyediakan 498 unit yang dirancang sebagai area belanja modern dengan pemandangan Sungai Bengawan Solo.

Editor : Arika Hutama

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network