Tambang Galian C di Trucuk Diduga Kembali Beroperasi, Wabup Nurul Turun Bersama Satpol PP dan Polisi

D. AL Mahdi
Wabup Bojonegoro Nurul Azizah berama APH saat datangi lokasi galian. (Foto; Istimewa)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Tambang galian C di Desa Sumberjo, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, diduga kembali beroperasi meski sebelumnya telah ditutup Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Bojonegoro pada Rabu (5/8/2026).

Aktivitas penambangan pasir tersebut kembali dilaporkan warga karena dinilai mengganggu. Selain itu, kegiatan tambang diduga belum mengantongi persyaratan perizinan sesuai peruntukannya.

Menindaklanjuti laporan itu, Satpol PP Pemkab Bojonegoro bersama Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah kembali mendatangi lokasi tambang pada Sabtu (15/8/2026). Kali ini, petugas juga menggandeng Tim Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Bojonegoro untuk melakukan penertiban.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan, pemerintah masih menemukan persoalan terkait kesesuaian tata ruang dan kelengkapan perizinan di lokasi tersebut. Pemkab Bojonegoro memastikan penertiban akan dilakukan sesuai kewenangan yang dimiliki.

Nurul juga menegaskan, adanya gugatan atau proses hukum yang disampaikan pihak pengelola tidak serta-merta menghentikan langkah penertiban pemerintah.

“Walaupun yang bersangkutan menyampaikan ada gugatan sebagai upaya memperpanjang operasional dengan alasan sengketa, penertiban tetap berjalan,” tegas Nurul.

Kasatpol PP Kabupaten Bojonegoro Laela Noer Aeny mengatakan, pihaknya kembali mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat bahwa aktivitas penambangan kembali berlangsung pada Jumat (14/8/2026).

" kami kembali meninjau lokasi tambang, ini untuk kedua kalinya, karena kami mendapat keluhan dari masyarakat. Kami anggap pemilik tambang tidak bisa kooperatif sehingga kami meminta bantuan kepada pihak kepolisian," ungkap Any sapaannya, Sabtu (15/8/2026).

Namun, ketika petugas gabungan tiba di lokasi, area tambang justru dalam kondisi sepi. Tidak ditemukan aktivitas penambangan maupun pekerja di lokasi.

Any menduga informasi mengenai kedatangan petugas telah diketahui lebih dahulu oleh para pekerja.

Meski demikian, petugas menemukan alat berat jenis ekskavator masih berada di area tambang. Kondisi alat tersebut juga menjadi perhatian karena kuncinya masih menancap. Mesin ekskavator bahkan diduga baru saja dimatikan ketika petugas tiba.

"Mungkin kedatangan kami sudah terlebih dahulu diketahui, sehingga para pekerja melarikan diri. Namun kami melihat kunci excavator masih menancap dan terlihat mesin alat berat ini baru selesai dimatikan," bebernya.

Temuan tersebut, menurut Any, memperkuat dugaan bahwa aktivitas penambangan baru saja berlangsung sebelum petugas datang. Satpol PP pun menyayangkan aktivitas tambang yang kembali berjalan setelah sebelumnya diberikan larangan beroperasi.

Terlebih, berdasarkan hasil penertiban sebelumnya, kegiatan tambang tersebut dinilai belum memenuhi persyaratan perizinan sesuai peruntukannya.

Satpol PP Bojonegoro memastikan pengawasan terhadap lokasi akan terus dilakukan. Penertiban kembali dilakukan apabila petugas menemukan aktivitas penambangan.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut laporan masyarakat sekaligus upaya memastikan kegiatan pertambangan di wilayah Bojonegoro berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam sidak tersebut, Kanit II Satreskrim Polres Bojonegoro Ipda Zainan Na’im menyampaikan hasil pemeriksaan fisik di area tambang. Petugas menyisir kawasan dari sisi timur hingga barat.

Dari pemeriksaan itu, polisi menemukan dua unit ekskavator berada di lokasi. Namun, tidak ditemukan operator yang menjalankan alat berat tersebut.

“Ditemukan ada dua unit ekskavator di lokasi yang tidak ada operatornya,” kata Zainan.

Petugas kemudian mendokumentasikan nomor seri kedua alat berat tersebut untuk kepentingan pendataan dan penelusuran kepemilikan.

“Saat ini kami telah mendokumentasikan serial”

Editor : Arika Hutama

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network