BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Kebakaran melanda tumpukan sampah dan lahan di belakang kompleks SMP dan SMA Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian menjalar ke area lahan di sekitar sekolah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro melalui Kabid Damkarmat Ahmad Agus Salim mengatakan, kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.
Laporan mengenai kejadian tersebut diterima petugas Dinas Damkarmat Pos Ngasem pada pukul 09.39 WIB, Selasa (29/9/2026). Petugas kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 09.41 WIB dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 09.54 WIB.
"Pembakaran sampah yang menjalar lahan area belakang sekolahan," jelas Ahmad Agus Salim mengenai penyebab kebakaran.
Petugas Damkarmat mengerahkan dua unit armada untuk menangani kebakaran. Armada tersebut terdiri atas dua fire truck Ayax dan satu unit water supply dari Pos Padangan. Sebanyak delapan personel diterjunkan dalam proses pemadaman.
Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam. Api akhirnya berhasil dipadamkan petugas sekitar pukul 14.30 WIB.
Lokasi kebakaran berjarak sekitar 12 kilometer dari titik penanganan petugas. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
Selain itu, kebakaran tidak menimbulkan kerugian material. Gedung SMP dan SMA Kalitidu juga berhasil diselamatkan sehingga tidak terdampak api.
Penanganan kebakaran turut melibatkan guru SMP dan SMA Kalitidu, Polsek Kalitidu, serta Satpol PP Kalitidu. Selama proses pemadaman, petugas juga tidak menghadapi kendala berarti.
Peristiwa tersebut kembali menunjukkan potensi risiko pembakaran sampah yang dapat memicu penjalaran api, terutama ketika api berada di sekitar lahan yang mudah terbakar.
Editor : Dedi Mahdi
Artikel Terkait
