BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Penguasaan keterampilan teknis bukan satu-satunya bekal yang dibutuhkan generasi muda untuk memasuki dunia kerja. Kedisiplinan, tanggung jawab, karakter, dan ketahanan mental juga menjadi faktor penting agar mereka mampu beradaptasi serta bersaing di dunia profesional.
Hal tersebut menjadi fokus Seminar Etos dan Mental Kerja yang merupakan bagian dari Program Pelatihan Kerja bagi Pelajar dan Mahasiswa EMCL Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Ruang Kinarya, Hotel Aston Bojonegoro, Senin (19/10/2026).
Akademisi sekaligus motivator Dr. Suyoto, M.Si., atau yang akrab disapa Kang Yoto, hadir sebagai narasumber utama. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bojonegoro periode 2008–2018 itu mengapresiasi langkah EMCL yang memberikan ruang bagi peserta magang untuk mengembangkan diri, tidak hanya melalui pengalaman kerja, tetapi juga pembentukan karakter.
“Saya surprise, anak-anak magang di sini diberi kesempatan untuk tumbuh dan mendapatkan bimbingan secara utuh,” ujar Bupati Bojonegoro periode 2008–2018 itu.
Menurut Kang Yoto, program magang idealnya tidak sekadar menjadi sarana bagi pelajar dan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman formal di lingkungan kerja. Peserta juga membutuhkan pendampingan yang memadai agar memiliki karakter kuat sebelum memasuki dunia profesional.
Pembinaan tersebut dinilai penting karena tantangan di dunia kerja tidak hanya menuntut kemampuan menyelesaikan tugas, tetapi juga kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan menghadapi perubahan dan tekanan.
Sementara itu, perwakilan EMCL, Husna Widhi Hastuti, menekankan pentingnya keseimbangan antara kompetensi teknis dan pembentukan etos kerja. Menurut dia, kesiapan mental menjadi modal penting bagi generasi muda dalam menghadapi dinamika dunia industri maupun membangun usaha secara mandiri.
“Kompetensi teknis harus ditunjang oleh kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat continuous learning atau terus belajar,” terang Husna.
Husna berharap program tersebut dapat memberikan manfaat lebih luas bagi peserta, melampaui pengalaman praktis yang diperoleh selama menjalani magang. Dengan pembekalan etos dan mental kerja, peserta diharapkan mampu membangun sikap profesional yang tangguh serta meningkatkan daya saing.
Seminar ini sekaligus melengkapi pengalaman praktik para peserta yang ditempatkan di berbagai sektor industri dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mitra.
Melalui perpaduan pelatihan teknis dan penguatan karakter, program EMCL tersebut diharapkan dapat membantu pelajar dan mahasiswa di Bojonegoro mempersiapkan diri menghadapi persaingan pasar kerja nasional. Selain kompeten, mereka juga diharapkan memiliki integritas, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar.
Editor : Arika Hutama
Artikel Terkait
