get app
inews
Aa Text
Read Next : 11.854 Ribu Penduduk Bojonegoro Ditargetkan Keluar dari Kemiskinan Tahun Ini

Cegah Truk Bertonase Besar, Wabup Bojonegoro Tinjau Pemasangan Portal Jembatan TBB

Selasa, 03 Februari 2026 | 08:26 WIB
header img
Wabup Bojonegoro Nurul Azizah, saat tinjau pemasangan portal. (Foto: Prokopim).

NGRAHO, iNewsBojonegoro.id - Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, meninjau langsung proses pembangunan dan pemasangan portal jalan di ruas masuk Jembatan TBB (Terusan Bojonegoro–Blora), tepatnya di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro. Jembatan tersebut menjadi salah satu jalur penghubung strategis antara Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Peninjauan lapangan ini dilakukan sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, sekaligus menjaga ketahanan infrastruktur jalan dan jembatan agar tetap berfungsi optimal sesuai peruntukannya.

Sebelum pelaksanaan peninjauan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat pematangan di Ruang Setyowati, Gedung Lama Lantai 2. Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, perwakilan Satlantas Polres Bojonegoro, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Dalam rapat tersebut, sejumlah aspek dibahas secara mendalam, mulai dari teknis pemasangan portal, keselamatan lalu lintas, hingga dampak sosial bagi masyarakat sekitar. Pemerintah daerah menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor agar kebijakan yang diterapkan berjalan efektif dan tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.

Pemasangan portal di ruas jalan menuju Jembatan Luwihaji–Medalem bertujuan untuk mengatur lalu lintas sesuai klasifikasi jalan. Ruas tersebut merupakan jalan kelas III atau jalan lokal, yang diperuntukkan bagi kendaraan dengan lebar maksimal 2.100–2.500 milimeter, panjang 9.000–18.000 milimeter, serta muatan sumbu terberat (MST) maksimal delapan ton.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Willy Fitrama, menjelaskan bahwa pembangunan portal merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Desa setempat. Warga menginginkan adanya pengendalian lalu lintas demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan lingkungan sekitar.

“Portal dipasang sekitar 200 meter sebelum jembatan, dengan tinggi 2,8 meter dan lebar 2,3 meter di kedua sisi jalan. Di bagian tengah juga dilengkapi barikade sebagai penanda keselamatan bagi pengguna jalan,” jelas Willy.

Saat berada di lokasi, Wakil Bupati Nurul Azizah menegaskan bahwa pemasangan portal bersifat pengamanan dan pengendalian lalu lintas, khususnya untuk mencegah kendaraan bertonase berat melintas di jalur yang tidak sesuai peruntukannya.

“Portal ini dibuat untuk keamanan dan kenyamanan bersama. Kami sering menerima laporan masih adanya kendaraan bermuatan berat yang melintas di jalur ini. Karena itu, kami mengimbau agar kendaraan bertonase besar menggunakan rute yang semestinya. Langkah ini penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, lingkungan, serta usia infrastruktur agar dapat dimanfaatkan secara maksimal,” tegasnya.

Melalui kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap tercipta lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang bermukim di sekitar jalur Jembatan TBB.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut