get app
inews
Aa Text
Read Next : Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Polisi dan TPID Pantau Harga Sembako di Pasar Bojonegoro

Jalan Poros Desa di Gayam Rampung Dibeton, Akses Warga dan Distribusi Hasil Panen Makin Lancar

Selasa, 10 Februari 2026 | 09:59 WIB
header img
Jalan Desa usai dibangun beton lewat program BKKD. Foto: Istimewa

GAYAM, iNewsBojonegoro.id - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen dalam pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah desa. Terbaru, pembangunan jalan poros Desa Manukan, Kecamatan Gayam, telah rampung dengan konstruksi rigid beton sepanjang 1.436 meter dan lebar 4,5 meter.

Pembangunan jalan tersebut dilaksanakan secara swakelola oleh pemerintah desa dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) dari Pemkab Bojonegoro.

Sejumlah warga mengaku merasakan langsung dampak positif pembangunan jalan tersebut. Panut, warga Desa Manukan, mengatakan akses transportasi kini jauh lebih lancar dan mempermudah aktivitas sehari-hari, khususnya bagi para petani.

“Selain arus lalu lintas lebih lancar, sekarang juga lebih mudah mengangkut hasil panen dan sangat membantu aktivitas sehari-hari,” ujarnya, senin (9/2/2026).

Kepala Desa Manukan, Warngun, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat melalui Tim Pelaksana Kegiatan (Timlak) menjadi faktor penting keberhasilan pembangunan infrastruktur tersebut. Menurutnya, pengelolaan dana BKKD dilakukan secara swakelola, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mengelola dana BKKD dari Pemkab Bojonegoro secara transparan dan bertanggung jawab,” jelas Warngun.

Ia menambahkan, manfaat pembangunan jalan tidak hanya dirasakan dalam kelancaran lalu lintas, tetapi juga berdampak pada sektor pendidikan dan ekonomi. Anak-anak lebih mudah berangkat ke sekolah, sementara petani semakin terbantu dalam proses distribusi hasil pertanian.

Warngun berharap, pembangunan jalan poros desa tersebut dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan perekonomian masyarakat. Ia juga berharap program BKKD dari Pemkab Bojonegoro dapat terus berlanjut pada tahun 2026 untuk menyelesaikan sisa jalan poros desa yang masih sepanjang sekitar 900 meter.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro atas program BKKD ini. Manfaatnya sangat dirasakan warga,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk menjamin kualitas dan ketepatan sasaran pembangunan, tim dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah melakukan monitoring dan evaluasi (monev). Hasil monev menunjukkan bahwa pekerjaan fisik jalan rigid beton di Desa Manukan telah memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan.

Editor : Dedi Mahdi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut