Penumpang Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Melonjak 15 Persen Selama Angkutan Lebaran 2026
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Jumlah pengguna jasa kereta api di Stasiun Bojonegoro selama masa Angkutan Lebaran 2026 menunjukkan peningkatan signifikan. Tercatat sebanyak 55.758 penumpang dilayani dalam periode 11 Maret (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10).
Dari total tersebut, sebanyak 26.549 penumpang berangkat dan 29.209 penumpang tiba di Stasiun Bojonegoro. Angka ini mengalami kenaikan sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang mencatatkan 48.512 penumpang.
Peningkatan ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai semakin aman, nyaman, dan tepat waktu.
Lonjakan penumpang terlihat jelas pada masa puncak arus mudik dan balik. Puncak arus mudik terjadi pada 15 Maret 2026, dengan total 2.610 penumpang, terdiri dari 883 penumpang berangkat dan 1.727 penumpang datang.
Sementara itu, puncak arus balik tercatat pada 23 Maret 2026 dengan total 3.333 penumpang, terdiri dari 1.859 penumpang berangkat dan 1.474 penumpang datang.
Sebagai salah satu stasiun utama, Stasiun Bojonegoro memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat, khususnya untuk perjalanan jarak jauh menuju berbagai kota besar seperti Semarang, Jakarta, Surabaya, hingga Banyuwangi.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan selama periode angkutan Lebaran.
Menurutnya, berbagai aspek pelayanan telah dioptimalkan, mulai dari kebersihan stasiun dan kereta, kesiapan sarana, hingga kemudahan akses informasi.
"Layanan digital untuk pemesanan tiket dan informasi perjalanan juga terus ditingkatkan. Petugas pelayanan juga disiagakan untuk membantu pelanggan, termasuk kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas," ungkapnya.
Di sisi operasional, KAI Daop 8 Surabaya melakukan pemeriksaan ekstra terhadap prasarana, meliputi rel, jembatan, serta sistem persinyalan. Langkah ini dilakukan guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api di tengah tingginya intensitas perjalanan selama Lebaran.
Keberhasilan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 ini juga didukung oleh sinergi berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, dan relawan yang turut membantu pengamanan serta pelayanan di lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan serta seluruh pihak yang telah berkontribusi. Seluruh perjalanan selama Angkutan Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan kondusif,” ujar Mahendro.
Usai berakhirnya masa angkutan Lebaran, KAI Daop 8 Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan inovasi guna memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat.
Editor : Arika Hutama