get app
inews
Aa Text
Read Next : KAI Resmi Ubah Nama KA Argo Bromo Anggrek Jadi KA Anggrek, Ini Alasannya

Sempat Hilang Saat Ibu Belanja, Balita 2 Tahun di Gayam Ditemukan Meninggal di Persawahan

Minggu, 12 April 2026 | 16:10 WIB
header img
Petugas kepolisian saat cek kondisi TKP. Foto: Istimewa

GAYAM, iNewsBojonegoro.id - Warga Desa Beged, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dikejutkan dengan peristiwa seorang balita berinisial TP (2), meninggal dunia setelah tenggelam di area persawahan desa setempat, Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

Peristiwa tragis tersebut bermula saat korban diajak ibunya berbelanja di warung yang berada tidak jauh dari rumah mereka. Ketika sang ibu berbelanja, korban diketahui bermain di sekitar warung bersama teman-temannya.

Namun, saat ibunya selesai berbelanja dan hendak pulang, korban tidak ditemukan di lokasi. Menyadari anaknya hilang, keluarga segera melakukan pencarian di sekitar area tersebut.

Kapolsek Gayam, AKP Amirul Mukminin, menjelaskan bahwa korban akhirnya ditemukan tercebur di area persawahan yang terdapat genangan air akibat luapan sungai di dekat lokasi warung.

“Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan dalam kondisi tercebur di genangan air di area persawahan,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Korban kemudian dievakuasi dan segera dibawa ke Puskesmas Purwosari untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah sekitar satu jam menjalani perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia saat dalam perawatan di Puskesmas,” kata AKP Amirul Mukminin.

Petugas kepolisian bersama tenaga medis yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta identifikasi korban. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Kesimpulan medis menyatakan korban meninggal dunia akibat tenggelam,” tambahnya.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, yang diperkuat dengan surat pernyataan resmi. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Atas peristiwa ini, pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di dekat area berisiko seperti sungai, sawah, kolam, maupun genangan air.

“Jangan biarkan anak kecil bermain tanpa pengawasan, terutama di lokasi yang berpotensi membahayakan,” tegas Kapolsek.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. “Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan,” tutupnya.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut