Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jaga Habitat Anggrek Larat Hijau, Unigoro dan Perhutani Kembangkan Hutan Pendidikan
Advertisement . Scroll to see content

Polres Bojonegoro Bentuk Satgas Polisi Jogo Sekolah, Ini Ancaman yang Diwaspadai

Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:35 WIB
  • author Arik T.P
Polres Bojonegoro Bentuk Satgas Polisi Jogo Sekolah, Ini Ancaman yang Diwaspadai
Apel Satgas Preemptive Strike Polisi Jogo Sekolah di halaman Mapolres Bojonegoro. (Foto: Ist)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Polres Bojonegoro memperkuat perlindungan terhadap pelajar melalui pembentukan Satgas Preemptive Strike Polisi Jogo Sekolah. Satuan tugas ini disiapkan untuk mencegah berbagai ancaman di lingkungan pendidikan, mulai dari perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, judi online, hingga kenakalan remaja.

Upaya tersebut ditandai dengan Apel Satgas Preemptive Strike Polisi Jogo Sekolah di halaman Mapolres Bojonegoro, Kamis (29/10/2026). Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty memimpin langsung apel yang melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan pendidikan.

Sejumlah pihak yang hadir antara lain pejabat utama Polres Bojonegoro, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, serta Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro.

Apel tersebut juga diikuti perwakilan kepala sekolah, koordinator guru bimbingan konseling (BK), personel polisi pendamping kelas, polisi pengawas sekolah, serta ketua dan pengurus OSIS.

Dalam amanatnya, Yenni menegaskan bahwa sekolah memiliki peran lebih luas daripada sekadar tempat memperoleh pendidikan formal. Lingkungan sekolah juga menjadi ruang pembentukan karakter dan persiapan masa depan generasi muda. Karena itu, berbagai potensi ancaman terhadap pelajar perlu diantisipasi melalui kerja sama seluruh pemangku kepentingan.

“Sekolah sejatinya adalah rumah kedua, tempat di mana karakter dibentuk, ilmu ditabur, dan masa depan bangsa dianyam. Namun, kita tidak boleh menutup mata bahwa tantangan zaman semakin kompleks. Ancaman seperti perundungan, judi online, bahaya narkoba, hingga kenakalan remaja terus mengintai anak-anak kita,” tegas Yenni.

Menurut dia, Satgas Preemptive Strike Polisi Jogo Sekolah yang diinisiasi Polda Jawa Timur tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum. Program tersebut lebih mengutamakan pencegahan melalui edukasi, pendekatan persuasif, dan tindakan humanis.

Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian diharapkan dapat menjadi mitra sekaligus pendamping bagi warga sekolah. Dengan pendekatan tersebut, polisi tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran atau gangguan keamanan, tetapi juga terlibat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman.

“Hari ini, kita menyatukan komitmen untuk satu tujuan mulia: mewujudkan sekolah yang aman, serta membentuk pelajar yang tertib, disiplin, dan terlindungi,” ujarnya.

Yenni menambahkan, perlindungan terhadap pelajar tidak dapat dibebankan hanya kepada kepolisian maupun tenaga pendidik. Peran pemerintah daerah, orang tua, pihak sekolah, dan para pelajar diperlukan untuk membangun lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan dan perilaku menyimpang.

Melalui Satgas Polisi Jogo Sekolah, Polres Bojonegoro berharap sinergi lintas sektor semakin kuat sehingga Kabupaten Bojonegoro dapat menjadi wilayah yang ramah anak. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan membentuk generasi muda yang unggul, berkarakter, dan terlindungi menuju Indonesia Emas.

Editor: Arika Hutama

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut