Dorong Produktivitas Riset dan Pengabdian Dosen, Unigoro Kucurkan Hibah Rp433 Juta
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Universitas Bojonegoro (Unigoro) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) resmi menyalurkan pendanaan internal untuk kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat pada semester genap tahun akademik 2025/2026.
Penyaluran tersebut ditandai dengan penandatanganan kontrak yang digelar pada Jumat (17/4/2026).
Pada periode ini, sebanyak 89 proposal penelitian dan 75 proposal pengabdian masyarakat dinyatakan lolos dan berhak menerima hibah internal dengan total nilai mencapai Rp 433 juta.
Ketua LPPM Unigoro, Dr. Laily Agustina R., S.Si., M.Sc., menyampaikan apresiasi terhadap peningkatan produktivitas riset dosen. Ia menyoroti capaian sejumlah dosen yang juga berhasil memperoleh pendanaan eksternal dari pemerintah.
“Terima kasih atas komitmen dan tanggung jawabnya untuk senantiasa melaksanakan tri dharma perguruan tinggi. Sebagai bentuk kontribusi nyata akademisi dalam mengatasi permasalahan yang ada,” tuturnya.
Selain hibah internal, tercatat sebanyak 17 dosen Unigoro lolos pendanaan penelitian dan pengabdian masyarakat melalui skema BIMA Kemendiktisaintek 2026. Program publikasi mahasiswa semester akhir juga disebut turut berdampak pada peningkatan sitasi dosen.
Secara rinci, Yayasan Suyitno Bojonegoro mengalokasikan dana sebesar Rp 283 juta untuk hibah penelitian dan Rp 150 juta untuk hibah pengabdian masyarakat. Pendanaan tersebut didistribusikan kepada berbagai program studi di lingkungan kampus.
Empat program studi tercatat seluruh dosennya berhasil memperoleh hibah, yakni agribisnis, teknik industri, kimia, dan manajemen ritel.
Ketua LPPM menambahkan, besaran hibah penelitian untuk program studi sosial humaniora ditetapkan sebesar Rp 3 juta, sedangkan program studi eksakta menerima Rp 3,5 juta. Adapun hibah pengabdian masyarakat diberikan sebesar Rp 2 juta per kegiatan.
“Nominal pendanaan riset untuk prodi soshum Rp 3 Juta dan prodi eksakta Rp 3,5 Juta. Sedangkan pendanaan pengabdian masyarakat Rp 2 Juta. Semoga hibah internal ini dapat memacu produktivitas riset dosen-dosen Unigoro,” pungkas Laily.
Melalui program ini, Unigoro menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran akademisi untuk menghasilkan riset yang berdampak serta meningkatkan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Editor : Dedi Mahdi