get app
inews
Aa Text
Read Next : DPRD Bojonegoro Evaluasi Progres Pembangunan KDMP, 48 Desa Terkendala Lahan

Bojonegoro Siapkan 85 KDMP untuk Peluncuran Nasional 16 Mei 2026

Rabu, 13 Mei 2026 | 15:45 WIB
header img
Dijaga TNI, KDMP Desa Ngampel siap diresmikan secara nasional pada 16 mei 2026. Foto: dok Pemkab

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyiapkan sebanyak 85 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) untuk peluncuran tahap awal program nasional 1.061 KDMP pada 16 Mei 2026 mendatang.

Kesiapan tersebut dipaparkan dalam kegiatan peninjauan KDMP di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Selasa (12/05/2026), yang dihadiri langsung Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Rombongan tiba di Kabupaten Bojonegoro usai menjalankan agenda di Kabupaten Nganjuk. Kedatangan mereka di Stadion Letjend H. Soedirman Bojonegoro menggunakan helikopter disambut jajaran Forkopimda sebelum melanjutkan kunjungan ke lokasi peninjauan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Bupati Blora, Dandim 0813 Bojonegoro, Dandim Blora, Dandim Lamongan, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Menteri Koperasi, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pangan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Komandan Kodim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto menjelaskan, progres pembangunan KDMP di Bojonegoro telah mencapai 396 titik dari total 430 desa dan kelurahan atau sekitar 92,9 persen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 160 titik telah selesai 100 persen.

Menurutnya, sebanyak 85 titik yang tersebar di 22 kecamatan diprioritaskan untuk peluncuran tahap awal. Sejumlah sarana penunjang seperti listrik dan air juga telah dipersiapkan, termasuk pemetaan lokasi berdasarkan potensi ekonomi masyarakat dan lingkungan usaha setempat.

“Kami berharap KDMP nantinya benar-benar menjadi pusat perputaran ekonomi desa,” ujarnya.

Selain pembangunan fisik, pihaknya juga menyiapkan pengembangan operasional KDMP melalui kolaborasi dengan UMKM lokal, kerja sama dengan BUMD pangan, pelayanan kesehatan masyarakat, hingga pengelolaan sampah berbasis zero waste menggunakan teknologi pyrolysis.

Sementara itu, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menegaskan pentingnya kesiapan operasional menjelang peluncuran nasional program tersebut.

“Yang penting operasional berjalan dan masyarakat merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Ia meminta seluruh gerai yang akan diluncurkan benar-benar siap beroperasi, termasuk dari sisi sarana pendukung dan ketersediaan produk di masing-masing lokasi.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengembangan KDMP sebagai sarana penguatan ekonomi desa dan pemasaran produk masyarakat.

“Kami mendukung penuh keberadaan KDMP agar mampu menggerakkan ekonomi desa, memaksimalkan potensi, serta menjadi sarana penyaluran produk masyarakat,” kata Bupati.

Meski demikian, menurutnya masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan, di antaranya persoalan offtaker, penguatan jejaring pemasaran UMKM, stabilisasi harga produk, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, kementerian, dan berbagai pihak terkait, program KDMP diharapkan mampu berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat desa di Kabupaten Bojonegoro.

Editor : Dedi Mahdi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut