Kebakaran Tiga Rumah Kayu di Ngraho Bojonegoro, Pemadaman Terkendala Tak Ada Sumber Air Terdekat
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Tiga unit rumah berbahan kayu di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terbakar. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro langsung menerjunkan tim untuk menangani kebakaran tersebut.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa itu. Kepala Damkarmat Kabupaten Bojonegoro Siswoyo mengatakan, laporan kebakaran diterima Pos Ngraho pada pukul 15.50 WIB, pada (26/8/2026) sekitar pukul 15.40 WIB. Petugas kemudian berangkat dua menit setelah menerima laporan.
“Dari hasil penanganan di lapangan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah konsleting listrik. Petugas juga menghadapi kendala berupa tidak adanya sumber air terdekat serta akses jalan menuju lokasi yang cukup sulit,” ujar Siswoyo.
Tim tiba di lokasi pada pukul 16.05 WIB. Proses pemadaman melibatkan satu unit armada Falcon dari Pos Ngraho dan satu unit Firedome dari Pos Padangan dengan total enam personel.
Petugas berhasil mengendalikan dan memadamkan api sekitar pukul 17.50 WIB.
Berdasarkan pendataan Damkarmat, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp204,5 juta. Kerugian tersebut terdiri atas uang tunai sekitar Rp110 juta, tiga rumah kayu beserta isinya senilai sekitar Rp90 juta, perhiasan berupa gelang senilai Rp2,5 juta, serta cincin senilai Rp2 juta.
Di tengah proses pemadaman, petugas juga berhasil menyelamatkan sejumlah aset dari kobaran api. Di antaranya satu ekor sapi, satu unit sepeda motor, serta rumah milik Mbah Temon beserta aset di dalamnya.
Selain melakukan pemadaman dan penyelamatan, petugas Damkarmat memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai tugas pokok dan fungsi Dinas Damkarmat Kabupaten Bojonegoro.
Petugas juga membagikan nomor layanan Call Center Damkarmat, yakni (0353) 113 dan 0823-3066-8443 (Pos Kota). Layanan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sekaligus mempercepat penanganan ketika terjadi kebakaran atau kondisi darurat lainnya.
Editor : Arika Hutama