get app
inews
Aa Text
Read Next : Dua Pejabat Utama Polres Bojonegoro Berganti, Ini Sosok yang Isi Posisi Kabagops dan Kasatresnarkoba

BMKG Keluarkan Peringatan Dini: Jatim Masuk Zona Merah Kekeringan, Warga Diminta Waspada

Kamis, 03 September 2026 | 08:06 WIB
header img
BPBD Bojonegoro saat droping air bersih ke wilayah terdampak kekeringan. (Foto: Dok. BPBD)

JATIM, iNewsBojonegoro.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis di sejumlah wilayah Indonesia. Jawa Timur menjadi salah satu provinsi yang masuk kategori Awas, atau level peringatan tertinggi yang ditandai dengan warna merah.

Informasi tersebut disampaikan BMKG melalui akun media sosial resminya, @infobmkg, pada 2 September 2026. Selain Jawa Timur, sejumlah provinsi lain juga masuk dalam daftar wilayah yang mendapatkan peringatan dini kekeringan meteorologis kategori Awas.

“Halo, Sobat BMKG. Berikut ini kami sampaikan informasi Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis wilayah Indonesia untuk Dasarian I September 2026,” demikian dikutip dari kanal media sosial resmi tersebut.

Peringatan tersebut berlaku untuk periode Dasarian I September, yakni mulai 1 hingga 10 September 2026.

BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia mengalami kekeringan meteorologis kategori Awas. Wilayah tersebut meliputi Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara.

Kondisi tersebut tidak terlepas dari meluasnya musim kemarau di berbagai daerah di Indonesia.

“Saat ini sudah sekitar 81% wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau,” tambahnya.

BMKG mengimbau masyarakat yang wilayahnya telah memasuki musim kemarau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghemat penggunaan air.

Masyarakat juga diminta menggunakan air secara bijak serta tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah. Aktivitas di luar ruangan pada siang hari juga disarankan untuk dikurangi jika memungkinkan.

BMKG mengingatkan masyarakat agar terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan iklim melalui kanal informasi resmi BMKG.

“Bagi masyarakat yang wilayahnya sudah mengalami musim kemarau agar menghemat air dan menggunakannya dengan bijak, tidak melakukan pembakaran lahan dan sampah, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat siang hari jika memungkinkan, dan selalu pantau informasi cuaca dan iklim melalui Instagram InfoBMKG ya,” pungkas keterangan yang disampaikan.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut