KALITIDU, Bojonegoro.iNews.id – Bendung Gerak Sungai Bengawan Solo yang berada di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, dan Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, menjadi salah satu lokasi favorit para pemancing.
Setiap hari, kawasan bendungan ini ramai didatangi warga yang berburu ikan, terutama ikan patin.
Tidak hanya pemancing lokal, pengunjung juga datang dari berbagai daerah di luar Bojonegoro, seperti Blora, Tuban, Ngawi, hingga Lamongan.
Mereka memanfaatkan momen debit air dan pergerakan ikan di sekitar pintu air bendungan.
“Setiap hari selalu ramai pemancing di sini. Ikan patin menjadi buruan utama,” ujar Solikin, salah satu pemancing, saat ditemui di lokasi, Sabtu (10/1/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, para pencari ikan tidak hanya menggunakan pancing.
Sejumlah warga juga memanfaatkan seser atau jebakan berupa jaring yang dipasang tepat di depan pintu air bendungan. Ikan-ikan yang meloncat akibat derasnya arus air kerap terperangkap di jaring tersebut.
Menariknya, teknik memancing di bendung gerak ini tergolong tidak biasa. Sebagian besar pemancing tidak menggunakan umpan.
Mereka hanya melempar pancing yang berisi beberapa mata kail, lalu menariknya kembali secara perlahan.
“Di sini cukup melempar pancing yang berisi sejumlah kail, lalu ditarik. Jadi ikan bukan memakan umpan, tetapi tersangkut atau terkena kail,” tambah Solikin.
Beragam jenis ikan dapat ditemukan di kawasan bendung gerak ini, mulai dari ikan wader hingga patin.
Bahkan, tidak jarang pemancing memperoleh ikan berukuran jumbo yang oleh warga setempat disebut mirip hiu air tawar dengan berat mencapai 10 kilogram.
Keunikan cara memancing serta potensi hasil tangkapan yang besar menjadikan Bendung Gerak Bengawan Solo sebagai destinasi favorit bagi para penggemar mancing di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.
Editor : Dedi Mahdi
Artikel Terkait
