KALITIDU, iNewsBojonegoro.id - Seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah pingsan saat memancing di bantaran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di bawah jembatan Bendungan Gerak, Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Senin (5/1/2026) malam.
Korban diketahui bernama Supirman (60), warga Desa Mori RT 01/RW 01, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. Korban berprofesi sebagai wiraswasta.
Kapolsek Kalitidu, AKP Saefudinuri, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 20.30 WIB terkait adanya seorang pemancing yang pingsan di lokasi tersebut.
“Petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari para saksi yang berada di lokasi,” ujar AKP Saefudinuri, Selasa (6/1/2026).
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula ketika korban berangkat memancing bersama rekannya, Johan, sekitar pukul 16.00 WIB. Sekitar pukul 20.00 WIB, korban tiba-tiba pingsan dan tidak sadarkan diri.
Melihat kejadian tersebut, Johan bersama dua pemancing lain, yakni Nur Salim dan Purnomo, segera memberikan pertolongan dan menghubungi perangkat Desa Ngringinrejo. Korban kemudian dievakuasi menggunakan mobil siaga desa untuk mendapatkan penanganan medis.
Istri dan anak korban yang sebelumnya telah mendapat kabar dari warga turut datang ke lokasi dan ikut mendampingi korban menuju RSUD Bojonegoro. Namun setelah mendapatkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.
Petugas kepolisian selanjutnya mendatangi RSUD Bojonegoro. Pihak keluarga korban, baik istri maupun anak, menyatakan menolak dilakukan pemeriksaan jenazah, baik luar maupun dalam, yang diperkuat dengan surat pernyataan penolakan autopsi.
Dari hasil pemeriksaan tempat kejadian perkara, diketahui lokasi merupakan bantaran Sungai Bengawan Solo sisi barat dan pada saat kejadian kondisi sekitar ramai oleh warga yang sedang memancing.
"Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya sempat menjalani perawatan inap selama 10 hari di RSUD Bojonegoro akibat riwayat penyakit jantung," pungkas kapolsek.
Editor : Dedi Mahdi
Artikel Terkait
