Proyek Pelindung Tebing Bengawan Solo Rp40 Miliar di Bojonegoro Ambrol Lagi, Ini Kata Dinas PU SDA

Tim iNews Bjn
pelindung tebing bengawan solo yang ambrol. Foto: Istimewa

BAURENO, iNewsBojonegoro.id - Proyek pembangunan pelindung tebing Sungai Bengawan Solo di Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, kembali mengalami kerusakan. Padahal, proyek bernilai Rp40 miliar yang dibiayai dari APBD Bojonegoro 2024 tersebut baru saja selesai diperbaiki ulang dan masih berada dalam masa pemeliharaan tahun 2025.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan, ambrolnya tebing sungai terjadi dengan panjang mencapai sekitar 40 meter. Sejumlah tiang pancang terlihat patah dan rusak, bahkan sebagian terangkat dan tidak lagi menancap pada posisi semula. Selain itu, bronjong yang sebelumnya telah diperbaiki kembali ambles sepanjang kurang lebih 30 meter.

Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), proyek pelindung tebing Sungai Bengawan Solo di Desa Lebaksari dan Desa Tanggungan, Kecamatan Baureno, memiliki total panjang 980 meter dengan pagu anggaran Rp40 miliar. Proyek ini dikerjakan oleh PT Indopenta Bumi Permai (IBP) asal Surabaya dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp39,6 miliar.

Warga setempat menyebut kerusakan terbaru terjadi beberapa pekan lalu. Meski sebagian titik yang sebelumnya ambrol telah diperbaiki, kerusakan kembali muncul di segmen lain yang berbeda.

Pihak kontraktor pelaksana membenarkan kondisi tersebut. Humas PT Indopenta Bumi Permai, Ardhiyana, mengatakan ambrolnya tebing mencapai sekitar 40 meter dan saat ini pihaknya telah melakukan koordinasi terkait rencana perbaikan ulang.

“Kurang lebih 40 meteran yang rusak. Kemarin juga sudah dilakukan rapat koordinasi terkait perbaikan ulang,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) memastikan penanganan kerusakan tetap dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Kepala Dinas PU SDA Bojonegoro, Helmi Elisabeth, menjelaskan bahwa kerusakan terbaru terjadi pada segmen yang berbeda dari titik yang telah diperbaiki sebelumnya.

Menurut Helmi, dinamika alam Sungai Bengawan Solo sangat memengaruhi kondisi bangunan pelindung tebing, terutama akibat pergerakan tanah dan tekanan aliran sungai yang fluktuatif. Ia menegaskan, karakter tanah di sepanjang bantaran sungai bersifat dinamis sehingga tidak seluruh kerusakan dapat langsung dikaitkan dengan mutu pekerjaan konstruksi.

“Struktur utama telah dirancang sesuai spesifikasi teknis. Pembongkaran penuh akan lebih aman dilakukan setelah periode banjir berlalu,” jelasnya.

Helmi menambahkan, proyek pelindung tebing tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan, sehingga seluruh biaya perbaikan menjadi tanggung jawab kontraktor, tanpa membebani APBD. Ia berharap kondisi sungai pada tahun ini mendukung percepatan perbaikan lanjutan yang direncanakan pada 2026.

Di sisi lain, kontraktor pelaksana menyatakan komitmennya untuk melanjutkan perbaikan tahap lanjutan pada 2026. Fokus utama diarahkan pada segmen bangunan yang mengalami kemiringan tiang pancang dan pergeseran tanah (sliding), khususnya di area yang berdekatan dengan permukiman warga.

Langkah perbaikan yang dilakukan meliputi pembongkaran terbatas dan pengangkatan bronjong untuk mengurangi beban struktur, pembongkaran total pada segmen miring untuk pemancangan ulang, serta penanganan khusus di sekitar permukiman yang akan dilakukan setelah periode banjir berakhir guna menghindari risiko longsor susulan.

Saat ini, satu unit excavator disiagakan di lokasi sambil menunggu penurunan elevasi muka air sungai untuk pembuatan platform alat berat. Pengiriman tiang pancang dan crane akan dilakukan setelah pengecoran jalan desa sebagai jalur mobilisasi rampung, demi menjamin keselamatan warga.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama pihak kontraktor mengimbau masyarakat untuk mendukung proses perbaikan agar fungsi bangunan pelindung tebing Sungai Bengawan Solo dapat kembali optimal dan memberikan perlindungan maksimal bagi warga Desa Lebaksari.

Editor : Dedi Mahdi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network