TRUCUK, iNewsBojonegoro.id - Peristiwa tanah amblas terjadi di Desa Seranak, RT 04 RW 05 dan RW 01, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kejadian yang berlangsung sejak awal Maret 2026 ini terus berangsur hingga Selasa (21/4/2026).
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, dalam keterangan tertulis menjelaskan bahwa peristiwa tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan Kali Kening meluap.
“Debit air yang naik turun mengakibatkan tanah di sekitar lokasi mengalami amblas secara bertahap setiap hari,” ujarnya.
Laporan kejadian diterima BPBD dari pemerintah desa setempat pada Selasa pukul 14.15 WIB. Sebelumnya, personel BPBD telah diberangkatkan ke lokasi pada pukul 13.56 WIB dan tiba sekitar pukul 14.44 WIB untuk melakukan penanganan awal.
"Dari hasil asesmen, total panjang tanah yang mengalami amblas mencapai 380 meter dengan kedalaman sekitar 1 meter. Selain itu, terdapat dua titik terdampak yang berada di lahan milik warga," tambahnya.
Lahan milik Warsito (66) mengalami amblas dengan panjang 17 meter, lebar 12 meter, dan kedalaman 1 meter. Sementara lahan milik Mujiono (51) terdampak dengan panjang 8,5 meter, lebar 5 meter, dan kedalaman 1 meter.
BPBD Bojonegoro telah melakukan sejumlah upaya, antara lain melakukan asesmen lapangan serta menyalurkan bantuan berupa sembako dan terpal kepada warga terdampak. Selain itu, BPBD juga berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mengusulkan bantuan kepada Bupati Bojonegoro.
Pemerintah desa setempat diketahui telah mengajukan kebutuhan penanganan berupa 25 lembar bronjong guna mencegah kerusakan lebih lanjut.
Hingga saat ini, warga yang terdampak masih menempati rumah mereka. Rumah milik Warsito bahkan telah memasuki tahap renovasi.
Penanganan di lokasi melibatkan sejumlah unsur, di antaranya BPBD Bojonegoro, perangkat desa, Satpol PP, TNI, dan Polri.
Editor : Arika Hutama
Artikel Terkait
