BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Unit Kegiatan Mahasiswa Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Jurnalistik (UKM P2J) Universitas Bojonegoro (Unigoro) melaksanakan program pengabdian masyarakat bertajuk Program Sosial Masyarakat (PESMA) 2026, Senin (9/2/2026).
Sebanyak 122 mahasiswa diterjunkan ke enam desa di Kecamatan Dander untuk menjalankan misi pengembangan Desa Toga.
Melalui program ini, mahasiswa mengajak masyarakat membudidayakan tanaman obat keluarga (toga) di pekarangan rumah sebagai upaya pelestarian kearifan lokal di bidang kesehatan.
Program tersebut diharapkan dapat mendorong kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan berbasis sumber daya alam sekitar.
Ketua Umum UKM P2J Unigoro, Melinda Rizky Febrianti, menjelaskan bahwa tema Desa Toga dipilih sebagai kelanjutan dari program Tim PPK Ormawa P2J Unigoro yang sebelumnya berfokus pada pemberdayaan produsen jamu di Desa Ngablak.
“Tema ini selaras dengan capaian UKM P2J Unigoro pada ajang PPK Ormawa. Oleh karena itu, PESMA 2026 kami fokuskan pada pengembangan Desa Toga,” ujarnya.
Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Dr. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si, mengapresiasi inisiatif UKM P2J Unigoro yang mengisi masa libur semester ganjil dengan kegiatan pengabdian masyarakat. Ia menilai kehadiran mahasiswa di desa dapat memberikan dampak sosial yang positif.
“Terlebih Unigoro juga akan menyelenggarakan KKN internasional tahun ini. Harapan saya, PESMA 2026 menjadi kegiatan yang luar biasa positif dan ke depan semakin banyak pesertanya, serta membawa nama baik Unigoro di tengah masyarakat,” katanya.
Pemberangkatan 122 mahasiswa peserta PESMA 2026 dilakukan secara resmi oleh Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro bersama Wakil Rektor III Unigoro, pembina UKM P2J Unigoro, dan dosen pendamping lapangan.
Prosesi pemberangkatan ditandai dengan letusan petasan serta konvoi tertib menuju lokasi pengabdian di Kecamatan Dander.
Editor : Dedi Mahdi
Artikel Terkait
