BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Pelaksanaan kompetisi bola voli kasta tertinggi Indonesia, Proliga, seri Bojonegoro diduga diwarnai praktik percaloan tiket. Sejumlah pria yang diduga calo terlihat menawarkan tiket dengan harga lebih tinggi di sekitar Gedung Olahraga (GOR) Utama Bojonegoro.
Pantauan di lokasi pada Jumat sore (13/2/2026) menunjukkan sedikitnya lima pria berkeliaran di area depan dan samping loket pembelian tiket.
Mereka menawarkan tiket kelas ekonomi kepada calon penonton yang hendak menyaksikan pertandingan voli putri antara Jakarta Pertamina Enduro melawan Jakarta Livin Mandiri.
Padahal, berdasarkan pengumuman resmi petugas loket, tiket kelas ekonomi telah habis terjual. Panitia menyatakan yang tersisa hanya tiket kelas VIP Plus dengan harga Rp350 ribu.
Mengacu pada informasi resmi penyelenggara, terdapat tiga kategori tiket yang dijual dalam seri Bojonegoro, yakni kelas ekonomi seharga Rp75 ribu, kelas VIP Rp150 ribu, dan kelas VIP Plus Rp350 ribu.
Namun di lapangan, tiket ekonomi yang seharusnya dijual Rp75 ribu justru ditawarkan oleh para calo dengan harga Rp100 ribu bahkan lebih.
Sejumlah calon penonton mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Rika, salah satu warga yang hendak membeli tiket ekonomi, mempertanyakan transparansi penjualan.
“Kenapa diumumkan habis, padahal banyak calo yang secara terang-terangan menjual tiket yang lebih mahal,” ujarnya.
Sejumlah calon penonton yanh berusaha beli tiket secara online, untuk kelas ekonomi jiga ludes.
Sementara itu, beberapa pria yang diduga calo enggan memberikan keterangan saat ditanya mengenai asal-usul tiket yang mereka jual.
Hingga berita ini diturunkan, Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Bayu Adji Sudarmono yang juga sebagai pengurus harian PBVSI Kabupaten Bojonegoro, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi terkait dugaan praktik percaloan tiket dalam gelaran Proliga 2026 seri Bojonegoro tersebut.
Editor : Arika Hutama
Artikel Terkait
