Jalan Rusak Tak Lagi Jadi Momok, 1,3 Km Rigid Beton Rampung di Desa Mojo Kalitidu

Arik T.P
Jalan rigid beton di desa Mojo Kecamatan Kalitidu usai dibangun beton lewat program BKKD. FOTO: dok Pemkab

KALITIDU, iNewsBojonegoro.id - Upaya peningkatan konektivitas antarwilayah kembali direalisasikan Pemerintah Desa Mojo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro

Jalan rigid beton sepanjang 1.340 meter yang dibangun melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun 2025 kini resmi rampung dan siap dimanfaatkan masyarakat.

Pembangunan infrastruktur tersebut menjadi angin segar bagi warga, terutama para petani yang selama ini terkendala akses jalan rusak saat mengangkut hasil panen. Kini, distribusi komoditas unggulan desa seperti padi, jambu kristal, dan belimbing dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.

Salah seorang warga, Sukri, mengaku merasakan langsung dampak positif pembangunan jalan tersebut.

“Alhamdulillah, arus lalu lintas sekarang semakin lancar. Para petani buah seperti jambu kristal dan belimbing lebih mudah mengirim pesanan. Mengangkut hasil panen padi juga tidak lagi terkendala,” ujarnya.

Kepala Desa Mojo, Anik Umiatun, menjelaskan bahwa proyek jalan rigid beton tersebut dibangun dalam dua segmen. Segmen pertama sepanjang 680 meter dengan lebar 4 meter, dan segmen kedua sepanjang 660 meter dengan lebar 3 meter, menyesuaikan kondisi lapangan. 

Total panjang keseluruhan mencapai 1.340 meter dan mencakup wilayah RT 05 hingga RT 10.

Menurut Anik, keberhasilan pembangunan tidak lepas dari pola kerja swakelola desa yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat melalui Tim Pelaksana Kegiatan (Timlak). 

Selain itu, dukungan pengiriman material yang cepat dan tepat dari CV Anugrah Bumi Nusantara (ABN) turut mempercepat penyelesaian proyek.

“Setiap kali kami meminta pengiriman material, langsung segera datang. Ini sangat membantu kelancaran pekerjaan di lapangan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan dana BKKD dilakukan secara transparan dan akuntabel sebagai bentuk komitmen Pemerintah Desa Mojo terhadap kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Untuk memastikan kualitas pekerjaan, tim dari Inspektorat Kabupaten Bojonegoro juga telah melakukan monitoring dan evaluasi (monev). 

Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa pembangunan jalan rigid beton tersebut telah memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan.

Dengan selesainya proyek ini, diharapkan mobilitas warga semakin lancar dan roda perekonomian desa terus bergerak, seiring terbukanya akses distribusi hasil pertanian ke pasar yang lebih luas.

Editor : Arika Hutama

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network