BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Gedung Olahraga (GOR) Utama Bojonegoro mengalami kebocoran saat pertandingan Proliga berlangsung, Sabtu (14/2) petang. Insiden tersebut terjadi ketika laga voli putri antara Bandung BJB Tandamata melawan Medan Falcons tengah berlangsung.
Kebocoran muncul di sejumlah titik atap gedung setelah hujan lebat disertai angin melanda sebagian besar wilayah Bojonegoro. Akibatnya, pertandingan sempat dihentikan saat memasuki set ketiga dalam kedudukan imbang 1-1.
Petugas terlihat berupaya mengeringkan lapangan dengan mengepel lantai yang tergenang air, sementara para pemain dan ofisial menepi menunggu kondisi memungkinkan untuk melanjutkan laga.
Insiden tersebut sontak menjadi sorotan para penonton. Mereka menyayangkan kejadian itu, terlebih pertandingan disiarkan secara langsung di televisi nasional.
“Ini disiarkan live di TV nasional, bisa memalukan Bojonegoro,” ujar Rohadi, salah satu penonton.
Hal serupa disampaikan Heri, yang mengaku malu sebagai warga Bojonegoro atas insiden tersebut. Namun, sebagian penonton juga memaklumi kondisi cuaca yang dinilai cukup ekstrem.
“Hujannya lebat sekali, disertai angin. Mungkin karena itu atapnya bocor,” ungkapnya.
Tak hanya menjadi perbincangan di dalam arena, kebocoran GOR juga viral di media sosial. Sejumlah warganet mempertanyakan kualitas bangunan gedung olahraga yang digunakan untuk ajang kompetisi kasta tertinggi bola voli Indonesia tersebut.
Setelah penundaan beberapa saat dan kondisi lapangan dinyatakan aman, pertandingan akhirnya dilanjutkan. Bandung BJB Tandamata berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 3-1 atas Medan Falcons.
Insiden ini menambah catatan evaluasi bagi pengelola venue, terutama dalam memastikan kesiapan infrastruktur saat menjadi tuan rumah ajang olahraga berskala nasional.
Editor : Dedi Mahdi
Artikel Terkait
