Inflasi Bojonegoro Januari 2026 Tercatat 2,88 Persen, Ini Penyebab Utamanya
Sementara itu, terdapat dua kelompok pengeluaran yang justru mengalami penurunan harga atau deflasi, yakni kelompok kesehatan serta rekreasi, olahraga, dan budaya.
Selain inflasi tahunan, BPS juga mencatat Kabupaten Bojonegoro mengalami deflasi bulanan (month to month) pada Januari 2026 sebesar 0,33 persen, serta deflasi year to date (y-to-d) sebesar 0,33 persen. Kondisi ini mengindikasikan adanya penurunan harga sejumlah komoditas dibandingkan periode sebelumnya.
Yuliatin menjelaskan, sejumlah komoditas yang memberikan andil inflasi antara lain tarif listrik, emas perhiasan, tomat, kelapa, daging ayam ras, dan kopi bubuk.
"Sebaliknya, beberapa komoditas yang menahan laju inflasi karena mengalami penurunan harga meliputi bawang putih, cabai merah, cabai rawit, kangkung, dan ikan nila," tambahya.
Data inflasi ini menjadi indikator penting dalam memantau dinamika perekonomian daerah sekaligus sebagai dasar perumusan kebijakan pengendalian inflasi di Kabupaten Bojonegoro. Pemerintah daerah terus memperkuat sinergi lintas sektor guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
BPS Kabupaten Bojonegoro secara berkala merilis data statistik resmi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan perencanaan, evaluasi, serta pengambilan kebijakan pembangunan daerah. Informasi statistik tersebut dapat diakses melalui kanal resmi BPS Kabupaten Bojonegoro.
Editor : Arika Hutama