get app
inews
Aa Text
Read Next : Dari Rembesan Minyak hingga Anggrek Langka, 2 Situs Ini Perkuat Geopark Bojonegoro Menuju UNESCO

DPRD Bojonegoro Akan Panggil PT Agrinas Usai Polemik Dugaan Gaji Tak Layak Pengelola Gerai KDKMP

Sabtu, 04 Juli 2026 | 07:59 WIB
header img
Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar, saat meninjau KDMP di Desa Ngampel. (Foto: Istimewa)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Polemik penutupan sejumlah gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Bojonegoro akibat dugaan rendahnya upah yang diterima para pengelola mendapat perhatian DPRD Bojonegoro.

Lembaga legislatif setempat memastikan akan memanggil PT Agrinas Pangan Nusantara untuk meminta klarifikasi terkait persoalan tersebut.

Ketua DPRD Bojonegoro, Abdullah Umar, mengatakan pihaknya telah menerima laporan mengenai besaran gaji yang diterima para pengelola KDKMP. Menurutnya, DPRD perlu memastikan kebenaran informasi tersebut sebelum mengambil langkah lanjutan.

“Kita akan melakukan klarifikasi terkait benar atau tidaknya jumlah nominal yang diterima para pengelola KDKMP di Bojonegoro. Jika memang benar, tentu sangat disayangkan,” ujar Umar, Jumat (3/7).

Selain persoalan upah, DPRD juga menyoroti dugaan tidak adanya surat perjanjian kerja yang diberikan kepada para pengelola maupun pekerja KDKMP. Dokumen tersebut seharusnya memuat hak dan kewajiban pekerja, termasuk besaran gaji yang diterima setiap bulan.

“Segera kita akan memanggil PT Agrinas untuk mengklarifikasi seluruh permasalahan ini,” tegasnya.

Polemik ini mencuat setelah sejumlah gerai KDKMP di Bojonegoro menghentikan operasionalnya. Para pengelola mengaku menerima upah yang dinilai jauh dari layak sehingga memilih tidak lagi menjalankan aktivitas gerai.

Salah satu kasus terjadi di gerai KDKMP Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro. Pengelola gerai tersebut disebut hanya menerima gaji berkisar Rp76 ribu hingga Rp1,4 juta per bulan. Nominal tersebut dinilai tidak sebanding dengan beban kerja yang harus dijalankan setiap hari.

Akibat kondisi tersebut, operasional gerai akhirnya dihentikan, meski sebelumnya lokasi itu ditetapkan sebagai salah satu gerai percontohan KDKMP di Bojonegoro.

Gerai KDKMP Desa Campurejo sebelumnya juga sempat menjadi lokasi kunjungan sejumlah pejabat, di antaranya Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Pangdam V/Brawijaya Mayjen Rudi Saladin, serta Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa M, pada Kamis (11/6).

Hingga berita ini ditulis, PT Agrinas Pangan Nusantara belum memberikan keterangan resmi maupun tanggapan terkait polemik penutupan sejumlah gerai KDKMP di Bojonegoro.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut