get app
inews
Aa Text
Read Next : Dugaan Pungli Viral, Dishub Bojonegoro Tegaskan Portal Jembatan Luwihhaji untuk Cegah ODOL

Menu MBG Ramadan di Bojonegoro Disorot, Warga Hitung yang Diterima Hanya Rp3500

Selasa, 24 Februari 2026 | 16:34 WIB
header img
Salah satu menu MBG kering yang diterima pelajar di Bojonegoro. Foto: Istimewa

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Bojonegoro menjadi sorotan publik pada hari kedua masuk sekolah di bulan Ramadan, selasa (24/2). Sejumlah orang tua murid mengunggah foto menu MBG yang diterima anak-anak mereka di media sosial dan mempertanyakan kelayakan serta nilai gizinya.

Puluhan unggahan beredar di Facebook, Instagram, hingga TikTok. Mayoritas warganet menilai menu yang dibagikan belum mencerminkan standar makanan bergizi sebagaimana yang diharapkan.

Salah satu warga, Andi Effendi, mengunggah rincian taksiran harga menu yang diterima anaknya. Ia menyebut paket tersebut terdiri dari jeruk senilai sekitar Rp2.000, kacang koro kering Rp1.000, dan pentol Rp2.000. “Jika dihitung, totalnya sekitar Rp5.000,” tulisnya dalam unggahan.

Unggahan lain bahkan menyebut nilai paket lebih rendah, sekitar Rp3.500. Menu tersebut terdiri dari kacang telur kemasan kecil seharga Rp500, pisang Rp1.000, dan roti Rp2.000. Perhitungan tersebut memicu ratusan komentar warganet yang mempertanyakan kesesuaian menu dengan standar anggaran MBG.

SPPG Akui Mutu Perlu Ditingkatkan

Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Bojonegoro, Tomi Mandala Putra, saat dikonfirmasi mengakui bahwa menu yang dikeluhkan tersebut belum sesuai standar mutu yang diharapkan.

“Tidak sesuai, Mas. Kurang mutunya, perlu ditingkatkan mutunya,” ujarnya.

Terkait kemungkinan adanya laporan SPPG yang tidak memenuhi standar, terutama selama Ramadan, serta potensi sanksi, Tomi tidak memberikan jawaban rinci. Namun, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

“Kami sampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat apabila dalam pelayanan MBG ada menu yang dinilai tidak sesuai mutu gizi yang diterima,” katanya.

Ia menambahkan, ke depan pihaknya akan melakukan perbaikan dan pengawasan lebih ketat agar menu MBG selama Ramadan tetap memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan.

Standar Anggaran MBG Nasional

Sebagai informasi, biaya MBG yang ditetapkan Badan Gizi Nasional berkisar antara Rp10.000 hingga Rp15.000 per porsi. Anggaran tersebut mencakup bahan baku, operasional, serta distribusi, dengan variasi berdasarkan wilayah dan jenjang pendidikan.

Rata-rata biaya bahan baku makanan disebut mencapai Rp10.000 per anak per hari, yang umumnya terdiri dari nasi, lauk berprotein seperti ayam atau telur, sayuran, dan buah. Sementara itu, sekitar Rp5.000 dialokasikan untuk biaya operasional dan distribusi.

Di daerah dengan indeks kemahalan tinggi seperti Papua, biaya per porsi bahkan dapat mencapai Rp30.000 hingga Rp60.000.

Sorotan publik di Bojonegoro ini menjadi catatan penting bagi pelaksana program agar implementasi MBG di daerah selaras dengan standar nasional dan memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, termasuk selama bulan Ramadan.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut