Ratusan Peserta Meriahkan Pawai Ta'aruf Sambut 1 Muharram di Purwosari Bojonegoro
PURWOSARI, iNewsBojonegoro.id - Suasana peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah berlangsung meriah di Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro. Ratusan peserta dari berbagai lembaga pendidikan keagamaan dan organisasi masyarakat Islam mengikuti Pawai Ta'aruf yang diselenggarakan oleh Kecamatan Purwosari bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Purwosari.
Sebanyak 200 peserta yang terbagi dalam 12 regu berjalan kaki menyusuri jalan poros kabupaten dari Masjid Desa Gapluk menuju Kantor Kecamatan Purwosari. Berbagai atribut bernuansa Islami, yel-yel, serta kreativitas peserta menjadi hiburan tersendiri bagi warga yang memadati sepanjang rute pawai.
Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Tahun Baru Islam tersebut tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat. Camat Purwosari Ike Widyaningrum mengajak masyarakat memaknai pergantian tahun Hijriah sebagai momentum refleksi diri dan penguatan nilai-nilai persaudaraan.
Menurutnya, peringatan 1 Muharram bukan sekadar penanda pergantian tahun dalam kalender Islam, melainkan pengingat atas peristiwa hijrah Rasulullah Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah yang sarat dengan nilai perjuangan dan keteladanan.
“Semangat hijrah mengajarkan kita menjadi pribadi lebih baik dari hari ke hari. Kami berharap kebersamaan dan persaudaraan yang telah terjalin di tengah masyarakat dapat terus diperkuat,” ujar Ike.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan, mulai dari panitia, lembaga pendidikan keagamaan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, hingga masyarakat umum. Menurutnya, suksesnya pelaksanaan Pawai Ta'aruf menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan warga.
Lebih lanjut, Ike berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa keberkahan bagi masyarakat Bojonegoro. Ia menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah, toleransi, dan kerukunan sebagai fondasi pembangunan daerah yang harmonis.
“Kami berharap masyarakat Bojonegoro selalu berada dalam lindungan Allah SWT, hidup rukun, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga persatuan di tengah keberagaman,” tuturnya.
Selain menjadi sarana syiar Islam, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk unggulannya melalui pameran yang digelar di area acara. Kehadiran UMKM dinilai turut memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengumuman pemenang Pawai Ta'aruf, pembagian doorprize, doa akhir dan awal tahun, serta istighosah yang dipimpin Takmir Masjid Al Muttaqin Desa Purwosari. Suasana khidmat yang berpadu dengan semangat kebersamaan mewarnai penutupan acara dan menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Editor : Arika Hutama