get app
inews
Aa Text
Read Next : Waspada Hoaks! Gen Z Bojonegoro Diajari Melek Hukum dan Cerdas Bermedia Sosial

Daffa, Bocah Jenius Bojonegoro Usia 8 Tahun, Mampu Merakit Alat Elektronik Sendiri

Kamis, 09 April 2026 | 14:52 WIB
header img
Daffa, bocah 8 tahun mampu merakit alat elektronik sendiri. Foto: Istimewa

DANDER, iNewsBojonegoro.id - Kemampuan tidak biasa ditunjukkan Daffa Ardian Pratama, siswa kelas 3 sekolah dasar asal Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. 

Di usianya yang masih delapan tahun, Daffa telah mampu memahami hingga merakit berbagai perangkat teknologi secara otodidak.

Putra pasangan Andik Sujianto dan Lusy Ardiana ini sejak kecil dikenal memiliki rasa ingin tahu tinggi, khususnya terhadap mesin dan perangkat elektronik. Ketertarikan tersebut mulai terlihat sejak ia masih duduk di bangku taman kanak-kanak.

Salah satu momen yang mencerminkan pola berpikirnya terjadi ketika ia mempertanyakan fungsi busi kendaraan kepada gurunya. Pertanyaan tersebut tidak terjawab, hingga sempat membuatnya kehilangan minat untuk bersekolah.

Meski demikian, kemampuan Daffa berkembang pesat di luar pembelajaran formal. 

Ia diketahui mampu membedakan mesin dua tak dan empat tak, serta memahami cara kerja perangkat elektronik hanya dengan melihat atau mencoba dalam waktu singkat.

Kekhawatiran orang tua terhadap perkembangan anaknya sempat mendorong pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil evaluasi tenaga ahli, Daffa justru dikategorikan memiliki kecerdasan di atas rata-rata.

“Dari hasil pemeriksaan, Daffa dinyatakan memiliki tingkat kecerdasan tinggi,” ujar ayahnya, Andik Sujianto, Rabu (8/4/2026).

Di sisi lain, prestasi akademik Daffa di sekolah tergolong biasa. Ia cenderung kurang tertarik pada metode pembelajaran teoritis dan lebih menyukai pendekatan praktik langsung.

Kemampuan tersebut tercermin dari sejumlah karya yang pernah dibuatnya, seperti alat pengatur tegangan listrik (dimmer) hingga robot sederhana berupa sapu otomatis. 

Ia juga menunjukkan kemampuan analisis dengan membongkar dan memahami sistem kerja suatu alat.
Namun, eksplorasi yang dilakukan Daffa tidak lepas dari perhatian orang tua. 

Dalam beberapa percobaan, ia bahkan sempat meracik bahan dari peralatan rumah tangga yang menghasilkan reaksi menyerupai bahan peledak ringan, sehingga membutuhkan pengawasan ketat.

Popularitas Daffa meningkat setelah video aktivitasnya dalam merakit perangkat elektronik beredar di media sosial dan ditonton jutaan kali. Bahkan, unggahan tersebut turut menarik perhatian Ganjar Pranowo yang membagikan ulang konten tersebut.

Melihat potensi tersebut, keluarga kini berupaya mencari metode pendidikan yang lebih sesuai dengan karakter dan kemampuan Daffa agar dapat berkembang secara optimal.

“Kami masih berusaha mencari pola pendidikan yang tepat, karena Daffa membutuhkan pendekatan khusus,” kata Andik.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut