Sebatang Kara di Usia Senja, Air Mata Mbah Musrikah Mengiringi Langkahnya Menuju Panti Jompo
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Nafiatin Ni'mah, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi dan koordinasi dari Pemerintah Desa Ketileng terkait kondisi Mbah Musrikah.
"Kami ingin memastikan Mbah Musrikah mendapatkan perlindungan dan perawatan yang layak. Di usia yang sudah lanjut, beliau membutuhkan pendampingan yang berkelanjutan. Karena itu, kami mendampingi langsung keberangkatannya ke PSTW Magetan agar seluruh proses berjalan dengan baik," ujar Nafiatin.
Menurutnya, pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kelompok rentan, khususnya lanjut usia yang tidak memiliki keluarga, memperoleh hak atas perlindungan sosial dan layanan perawatan yang memadai.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Agus Susetyo Heriyanto, mengapresiasi kepedulian masyarakat dan Pemerintah Desa Ketileng yang selama ini telah membantu Mbah Musrikah menjalani kehidupannya.
"Kisah Mbah Musrikah mengajarkan kepada kita bahwa kepedulian sosial masih hidup di tengah masyarakat," ungkap Agus.
Kisah Mbah Musrikah menjadi potret nyata pentingnya solidaritas sosial di tengah masyarakat. Di saat keluarga tak lagi ada, uluran tangan warga dan pemerintah hadir memberikan harapan serta memastikan seorang lansia dapat menjalani masa tuanya dengan lebih tenang dan bermartabat.
Editor : Arika Hutama