Sebatang Kara di Usia Senja, Air Mata Mbah Musrikah Mengiringi Langkahnya Menuju Panti Jompo
Di tengah keterbatasan tersebut, kepedulian masyarakat Desa Ketileng menjadi penopang kehidupan Mbah Musrikah. Warga bersama Pemerintah Desa secara bergotong royong membantu memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Berkat perhatian dan koordinasi yang dilakukan pemerintah desa, Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro kemudian melakukan rujukan ke PSTW Magetan yang berada di bawah pengelolaan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.
Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Mbah Musrikah menyampaikan rasa syukur kepada seluruh pihak yang telah membantunya hingga mendapatkan tempat tinggal dan perawatan yang layak.
"Kulo pun mboten gadhah sinten-sinten malih. Anak, bojo, dulur sampun kesah riyenan. Kulo bingung lek tambah sepuh sinten sing ngrumat. Nanging Gusti Allah mboten sare. Matur nuwun sanget kagem Pemdes, tanggi-tanggi Ketileng, lan Dinas Sosial sing sampun ngrewangi kulo. Kulo ikhlas lan seneng teng panti, mugi wonten sing ngrumat ngantos akhir hayat," tuturnya penuh haru.
Editor : Arika Hutama