Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kuliah Sambil Kerja Bisa Lulus 2 Tahun? Ini Jalur RPL Tipe A Unigoro dan Syaratnya
Advertisement . Scroll to see content

Perawatan Mesin Terencana Jadi Kunci Efisiensi Produksi, Ini Penjelasan Praktisi di Unigoro

Kamis, 18 Juni 2026 | 10:17 WIB
  • author Arik T.P
Perawatan Mesin Terencana Jadi Kunci Efisiensi Produksi, Ini Penjelasan Praktisi di Unigoro
Pemaparan Narasumber Eka Noor Arifta Z.K., S.St., B.Eng., di hadapan mahasiswa. (Foto: iNews Bjn)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Program Studi Teknik Industri Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar kuliah praktisi di Modern Class Fakultas Sains dan Teknik (Saintek), Rabu (17/6/2026). 

Kegiatan tersebut menghadirkan Production Manager PT Tjokro Putra Perkasa, Eka Noor Arifta Z.K., S.St., B.Eng., yang membahas sistem perawatan mesin terintegrasi sebagai upaya meningkatkan keandalan mesin dan efisiensi produksi.

Dalam pemaparannya, Eka menjelaskan bahwa keberlangsungan proses produksi di industri sangat bergantung pada kondisi mesin yang optimal. Karena itu, perusahaan perlu menerapkan sistem maintenance atau perawatan mesin yang terintegrasi agar kinerja peralatan tetap terjaga dan risiko kerusakan dapat diminimalkan.

Menurutnya, sistem perawatan mesin terintegrasi merupakan pendekatan yang mengatur seluruh aktivitas perawatan secara menyeluruh sehingga umur mesin lebih panjang, proses produksi berjalan lancar, dan biaya perbaikan dapat ditekan.

"Ada beberapa jenis perawatan mesin yang biasa dilakukan di perusahaan. Corrective maintenance, preventive maintenance, predictive maintenance, dan total productive maintenance (TPM),". 

"Sedangkan keandalan mesin bisa diketahui dari MTBF (Mean Time Between Failure, Red) yaitu rata-rata lama mesin dapat digunakan sebelum mengalami kerusakan, serta MTTR (Mean Time To Repair, Red) yaitu rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki mesin,” terangnya.

Selain aspek perawatan mesin, Eka juga menyoroti pentingnya efisiensi produksi dalam mendukung daya saing perusahaan. Efisiensi produksi diperlukan untuk menghasilkan produk berkualitas dengan pemanfaatan sumber daya yang optimal.

Ia menjelaskan, sejumlah faktor yang memengaruhi efisiensi produksi antara lain sumber daya manusia, mesin, material, metode kerja, serta lingkungan kerja. Pengelolaan seluruh faktor tersebut secara tepat akan berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas perusahaan.

“Perawatan mesin yang dilakukan secara terencana dan menyeluruh dapat membuat mesin lebih tahan lama, mengurangi gangguan produksi, menghemat biaya, serta meningkatkan produktivitas perusahaan,” papar Eka.

Kuliah praktisi yang dimoderatori Ir. Rizky Stighfarrinata, MT., berlangsung interaktif. Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Unigoro memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi dan memperdalam pemahaman mengenai penerapan sistem perawatan mesin terintegrasi di dunia industri.

Editor: Arika Hutama

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut