get app
inews
Aa Text
Read Next : Sebanyak 15.972 Buruh Rokok di Bojonegoro Terima BLT DBHCHT, Masing-Masing Rp875 Ribu

Hingga Pertengahan 2026, Belanja APBD Bojonegoro Baru 25,7 Persen, Proyek Fisik Dikebut Semester II

Senin, 06 Juli 2026 | 06:33 WIB
header img
Gedung Pemkab Bojonegoro, di Jalan Mastumapel 1. (Foto: dok Pemkab)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2026 hingga 30 Juni masih mencapai 25,7 persen. Meski baru menyerap sekitar seperempat dari total anggaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro tetap optimistis realisasi belanja dapat menembus 90 persen pada akhir tahun anggaran.

Berdasarkan data Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, realisasi belanja APBD tercatat sebesar Rp1,6 triliun dari total pagu anggaran Rp6,3 triliun.

Dari total tersebut, belanja operasional telah terealisasi Rp1,3 triliun atau 34,1 persen dari pagu Rp3,8 triliun. Rinciannya, belanja pegawai mencapai Rp905,7 miliar atau 42,2 persen dari alokasi Rp2,1 triliun, sedangkan belanja barang dan jasa terealisasi Rp362,2 miliar atau 25,8 persen dari anggaran Rp1,3 triliun.

Sementara itu, realisasi belanja hibah mencapai Rp30 miliar atau 12,7 persen dari pagu Rp236 miliar. Belanja bantuan sosial terealisasi Rp26,5 miliar atau 26,2 persen dari alokasi Rp100,9 miliar. Adapun belanja subsidi yang dianggarkan sebesar Rp1,4 miliar hingga akhir Juni belum menunjukkan realisasi.

Kepala Bidang Akuntansi BPKAD Bojonegoro, Anie Susanti Hartoyo, mengatakan capaian serapan anggaran pada semester pertama tidak berbeda signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, hingga 30 Juni 2025 realisasi APBD mencapai 24 persen atau Rp1,8 triliun dari total pagu anggaran Rp7,8 triliun.

"Persentasenya tidak berbeda jauh. Nominalnya memang terlihat berbeda karena total anggaran tahun ini lebih kecil," ujar Anie.

Di sisi pendapatan daerah, realisasi hingga akhir Juni telah mencapai sekitar 45 persen atau Rp1,9 triliun dari target Rp4,3 triliun.

Pemkab Bojonegoro tetap optimistis realisasi belanja daerah akan meningkat pada semester kedua seiring percepatan pelaksanaan kegiatan, terutama proyek fisik.

"Optimistis realisasi belanja bisa mencapai 90 persen hingga akhir tahun. Kami juga berharap sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) hanya sekitar 10 persen karena pekerjaan fisik ditargetkan seluruhnya selesai," pungkas Anie.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut